Peran Strategis Masyarakat Aquakultur Dalam Peningkatan Sumber Daya Perairan

Jakarta, Prabunews.com – Mantan Menteri Kelautan dan Perikanan periode 2001-2004 yang sekaligus sebagai penasehat Menteri KKP pada saat ini, hari ini (30/7) menyerahkan Surat Keputusan ketua Masyarakat Aquakultur Indonesia (MAI) kepada Ir.H.MQ.Iswara, AIFO.

Ir.H.MQ.Iswara, AIFO Ketua Masyarakat Aquakultur Indonesia bersama Penasehat KKP Rokhimin Dahuri

Surat Keputusan tersebut diberikan di Ruang Kementrian Kelautan dan Perikanan Gedung Mina Bahari III Lt.2,3, dan 4 Jl. Medan Merdeka Timur No.16 Jakarta Pusat.

MAI merupakan salah satu lembaga/kelompok masyarakat yang concern terhadap kelestarian dan pemanfaatan sumber daya perairan di Indonesia.

Peran akuakultur di masa depan dinilai sangat strategis karena Akuakultur dapat memainkan peran penting dalam memenuhi permintaan manusia yang meningkat tidak hanya berupa makanan berbasis protein seperti ikan, krustasea, dan moluska; tetapi juga produk farmasi, bioenergi, serta dan bahan dan produk lainnya,” kata Ketua Umum Masyarakat Akuakultur Indonesia (MAI), Ir.MQ Iswara, AIFO sesaat setelah beliau dikukuhkan menjadi Ketua MAI.

Sangat strategis karena peran sektor penghasil pangan lainnya (pertanian, peternakan, dan perikanan tangkap) menurun karena persaingan lahan dengan sektor pembangunan lain, polusi, dan penangkapan ikan berlebihan. Disinilah peran aquakultur untuk tetap dapat mempertahankan upaya peningkatan pembangunan ekonomi dan mempertahankan peradaban manusia di masa depan, ungkap Iswara.

“Saya meyakini bahwa keberadaan akuakultur ini bermanfaat tidak hanya untuk kemajuan perikanan budidaya, inovasi dan pengembangan teknologi, namun aquakultur memiliki peran strategis bagi kemakmuran masyarakat Indonesia, tegas Iswara

Semoga semua potensi yang berhubungan dengan aquakultur dapat dimaksimalkan segala upayanya bagi kebaikan bukan hanya untuk manusia namun bagi keberlangsungan dan keseimbangan alam.

(Kang Amat)

Scroll to Top