Depok, Prabunews.com – Akar rumput kota Depok mengucapkan terima kasih kepada KPUD Depok yang telah mengagendakan akan diselenggarakan debat kandidat calon walikota Depok pada tanggal 22 sampai 30 November dan 4 Desember.
Akar rumput kota Depok mengucapkan terima kasih kepada pihak KPUD Depok sebagai panitia penyelenggara debat kandidat calon walikota dan wakil walikota Depok mengapresiasi nomor 62 tahun 2020 tentang tentang tata ruang Jabotabek punjur menjadikan Pancasila sebagai penguat di era ekonomi.
Daerah kebijakan politik pemerintah daerah era otonomi daerah untuk kesejahteraan masyarakat menjadi merevitalisasi inlet dan outlet Setu Beji pladen dari hulu ke hilir untuk dilakukan pengerukan dan perluasan outlet dan inlet agar tidak terjadi banjir musiman di kawasan jalan Ridwan Rais dan turunan flyover penataan pembinaan pasar tradisional seirama dengan Perpresnomor 112 tahun 2007 tentang penataan dan pembinaan pasar tradisional di kemiri muka Beji dan wilayah lainnya.
Di wilayah Depok menyediakan fasilitas yang menjamin pasar tradisional yang bersih dan sehat meningkatkan kompetensi pedagang dan pengelola pasar tradisional menjadi prioritas untuk memperoleh tempat usaha bagi pedagang pasar tradisional, pedagang pasar tradisional yang telah ada sebelum dilakukan renovasi atau relokasi pasar tradisional.
Evaluasi pengelolaan pasar tradisional karena pasar tradisional adalah pasar yang dibangun dan dikelola oleh pemerintah daerah atau swasta usaha milik negara badan usaha milik daerah termasuk kerja sama dengan tempat usaha berupa toko kios dan tenda yang dimiliki atau dikelola oleh pedagang kecil menengah masyarakat atau koperasi dengan usaha skala kecil modal kecil dan dengan jual beli barang dagangan melalui tawar-menawar.
Posko akar rumput meminta kepada para pasangan calon walikota dan wakil walikota Depok untuk di sampaikan kepada publik tentang kajian-kajian rekayasa lalu lintas sebelum dan sesudah dibangunnya underpass Dewi Sartika 2021 dan pintu keluar tol kawasan Depok kawasan demikian yang disampaikan oleh Suryadi boges dari akar rumput kota Depok.
(Abdullah)

