Pasalnya, imbuh Kurnia, tiga indikator utama penilaian IPM yakni pendidikan, kesehatan dan ekonomi ada dalam program yang dijalankan posyandu.
“Dalam posyandu, khususnya posyandu multifungsi memiliki program pendidikan melalui pembinaan kelompok tribina yakni BKB (Bina Keluarga Balita dan Anak), BKR (Bina Keluarga Remaja) dan BKL (Bina Keluarga Lansia),” ungkapnya.
Sementara dari aspek kesehatan, lanjutnya, posyandu menyediakan berbagai macam vaksin untuk menjaga imunitas anak dibawah lima tahun.
Baca juga : Gubernur Jabar Launching West Java Calender Of Event 2020
“Untuk aspek ekonominya, PKK memiliki program UP2K (Upaya Peningkatan Pendapatan Keluarga). Disini tugas kecamatan dan desa adalah menyambung gelang dengan dinas terkait seperti Dinas Koperasi dan UKM (Usaha Kecil Menengah),” paparnya.