Tanggerang, Prabunews.com – Bukan lagi menjadi rahasia bahwasannya seni adalah salah satu cara untuk menyuarakan pendapat dan kritik sosial. Seni juga mampu memabahasakan peristiwa atau fenomena yang sedang menjadi sorotan atau keresahan di masyarakat umum dengan bahasa atau bentuknya yang indah.
Krisna pelukis yang berasal dari Kab. Tanggerang menggambarkan kondisi masyarakat ekonomi menengah kebawah dengan coretan tinta diatas kanvasnya.
Dalam sebuah lukisan yang berjudul “kecil yang minoritas” itu Krisna menceritakan kegelisahannya terhadap nasib masyarakat kecil yang terkena dampak pandemi.
Lukisan yang bergaya realis ini merupakan salah satu bentuk seni sebagai kritik dan potret keadaan masyarakat di era pandemi ini.
“lukisan ini menceritakan rakyat-rakyat kecil yang menjadi minoritas pada saat awal pandemi dan terdapat pesan di lukisan dimana rakyat-rakyat kecil butuh keadilan yang merata dikarenakan saat terjadinya pandemi di Indonesia ini rakyat-rakyat kecil ini hanya dianggap sebelah mata saja, dan lakban dan tangan diikat pada lukisan berarti rakyat kecil ibarat tidak berhak untuk menyampaikan sebuah opini/pendapat, kalaupun menyampaikan tidak menutup kemungkinan kalau suaranya tidak didengar” Ujar Krisna.
(SF)