Prof. Cecep Darmawan Penyelesaian COVID-19 harus melalui pendekatan Ilahiah dan Ilmiah

Bandung, Prabunews.com – Perkembangan kasus penyebaran Virus Corona 19 yang masih sangat mengkhawatirkan ditandai dengan banyaknya warga masyarakat yang terpapar dan terpaksa harus isoman.

Prof.Cecep Darmawan Guru Besar UPI mengatakan bahwa suasana sekarang sangat mengharuskan kita untuk bijak, sabar, dan disiplin termasuk dalam menghadapi semua kondisi yang terkadang hadir dengan suasana yang tidak kita harapkan.

Saat ini, persoalan penanganan covid di rumah sakit memang sangat rumit, disebakan antara lain tenaga kesehatan dan dokter yang terbatas, keberadaan fasilitas yang terbatas, serta obat-obatan kadang juga terbatas, apalagi ketersediaan oksigen dan masalah lainnya. Ini semuanya menyangkut soal sistem fasilitas kesehatan dan daya dukungnya.

Selain itu hadirnya oknum dokter yang seenaknya saja di media sosial menyalahkan para nakes, dokter dan rumah sakit, sangat disesalkan. Saya yakin oknum dokter tersebut belum pernah mengalami terpapar covid dalam level tinggi, tegas Cecep

Prof. Cecep Darmawan Guru Besar Universitas Pendidikan Indonesia (UPI)

Sebagai seorang alumni pasien covid , dirinya mengapresiasi para pejuang kemanusiaan di garda paling depan. Insyaa Allah para dokter dan nakes menjalankan tugas sesuai dengan paradigma ilmu, SOP, dan ikhlas. Pekerjaan mereka berat dan beresiko terbukti dengan banyaknya diantara mereka yang juga terpapar.
Intinya kita harus selalu mengapresiasi dan selalu berprasangka baik kepada mereka yang dipundaknya hadir tugas mulia yang sangat berat sekalis beresiko tinggi.

Selain itu di atas, segala usaha dan upaya yang dilakukan kita harus selalu berdoa dan memohon didoakan oleh orang tua, keluarga, kerabat dan sahabat.

Saat dihubungi melalui pesawat telepon (17/7) Guru Besar UPI ini menegaskan bagi siapapun yang dihadirkan sehat sejatinya kita semua harus banyak bersyukur, berdoa, dan membantu sesama termasuk membantu upaya upaya pemerintah mengatasi covid ini.

Saatnya kita sebagai sebuah bangsa harus bersatu’ melakukan tindakan yang sama terkait prokes, disiplin, ikuti aturan pemerintah dn hal-hal baik lainnya.
Banyak keajaiban ketika kita terpapar covid , lalu kita selalu berdoa dan mendekatkan diri kepada Allah SWT. Allah Maha Penolong hamba Nya.

Oleh karenanya tidak cukup pendekatan sain kedokteran semata, tapi juga harus banyak pendekatan Ilahiah, dengan banyak berdoa, bertaubat, dan beribadah, tegas Cecep.

(Kang Amat)