Bandung, Prabunews.com – Ditengah dinamika kehidupan modern yang penuh tantangan, Pemerintah Kota Bandung bekerja sama dengan TNI dan Polri terus mengembangkan pendidikan karakter.
Kali ini latsar pendidikan karakter Bela Negara menyasar ruang pendidikan tepatnya di satuan pendidikan yang berada di bawah Dinas Pendidikan Kota Bandung.
Salah satu sekolah yang menjadi target program ini adalah SMPN 55 Kota Bandung.
Kegiatan hari ini (12/12) merupakan sesi ke-2 setelah Jum’at yang lalu.
Letda Marinir DC.Amiarto. (Lanal) sebagai salah satu instruktur mengatakan bahwa kegiatan latsar ini bertujuan membangun komitmen dalam menjaga semangat kebangsaan. Salah satu wujud nyata dari komitmen itu adalah upaya seriusnya dalam mengimplementasikan nilai-nilai bela negara di lingkungan masyarakat.

Selain itu kegiatan Latsar bela negara yang diikuti oleh peserta didik kelas 9 ini juga diorientasikan untuk membangun masyarakat pendidikan yang sadar akan bela negara untuk menjaga persatuan dan kesatuan bangsa.
Berbagai materi diberikan kepada peserta latsar dimulai dari latihan PBB, penguatan kedisiplinan dan materi yang berhubungan dengan penguatan karakter spiritual, emosional dan sosial.
Adapun instruktur yang memberikan materi latsar diantaranya Letda Marinir DC.Amiarto. (Lanal), Sertu Marinir Haryanto (Lanal), Ipda Pol Syafruddin. (Polrestabes), Panit 1 Binmas Polsek Bandung Kulon Iptu Suhendar, Kasubnit II Kamsa Sat Binmas Polrestabes Bandung, Aipda Agus (Polrestabes), Aiptu Rizal (Babinkabtibmas Kel.Cigondewah Kaler, Serka G.Gumilar.,S.A.P (Babinsa Kel.Cigondewah Kaler).
Sementara itu Dede Gumilar Pengawas dari Disdik Kota Bandung dalam arahannya menekankan bahwa tantangan kebangsaan kini tak lagi datang dalam bentuk fisik semata, melainkan melalui ancaman non-tradisional seperti radikalisme, disinformasi, hingga individualisme ekstrem.
“Kesadaran bela negara adalah benteng moral bangsa yang tumbuh dari pikiran jernih dan hati yang rela berkorban dan tentunya diharapkan peserta didik menjadi yang sadar diri, bisa memanajemen diri, memiliki kesadaran sosial, dapat mengambil tindakan bijak dan pandai membangun jaringan positif.(Kang Amat)