Sesuai dengan Permen LH No 05 tahun 2013, di Kabupaten Sumedang program ini sudah disosialisasikan kepada setiap sekolah mulai dari tingkatan SD sampai SMK sejak tahun 2013 lalu namun kenyataanya program tersebut belum begitu menyentuh.
Terbukti hanya sedikit sekolah yang betul-betul melaksanakan program tersebut entah itu karena kurangnya keseriusan pihak Dinas pendidikan dalam menerapkan program tersebut terhadap sekolah-sekolah atau dianggap kurang begitu penting, dan untuk tingkat SMK kalaupun ada yang melaksanakan hanya sekolah yang ditunjuk saja untuk mewakili daerah dalam penilaian tingkat Provinsi.
Baca juga : MONJU Mengusung Health Tourism
Seperti yang dikatakan Kusman R. Wakasek SMAN 3 Sumedang saat ditemui diruanganya,” Untuk sekolah kami khususnya mengenai program Sekolah Adiwiyata ini belum dilaksanakan, memang Kepala sekolah kami mengikuti sosialisasi nya tapi kami tidak menerima perintah untuk melaksanakan program tersebut, sebenarnya pihak sekolah kami dalam hal penataan lingkungan yang melibatkan adanya tanaman sudah ada sejak dulu cuma penataanya belum sampai apabila dikaitkan dengan program Sekolah Adiwiyata,” ujarnya
Selanjutnya dijelaskan pula,” untuk saat ini yang kami tahu sekolah tingkatan SMA yang melaksanakan program Adiwiyata hanya sekolah yang ditunjuk saja, kalau tidak salah SMAN 2 Cimalaka misalnya, sementara untuk sekolah yang lain dalam pelaksanaan program Adiwiyata tergantung itikad pimpinannya, kalau mau melaksanakan tentu akan memberikan perintah dan sebaliknya kalau tidak ada perintah kami tidak akan sekonyong-konyong melaksanakan program tersebut,” pungkasnya.
(END)