RAPAT KOORDINASI BADAN PEMUDA DAN OLAH RAGA (BAPORA) PEMUDA PANCASILA JAWA BARAT 2026, Mengusung Tema “Pemuda Berdampak Untuk Indonesia Berkelanjutan”

BANDUNG | PRABUNEWS.COM – Badan Pemuda dan Olahraga (BAPORA) Pemuda Pancasila Provinsi Jawa Barat menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) Tahun 2026 dengan mengusung tema “Pemuda Berdampak untuk Indonesia Berkelanjutan”, bertempat di Aula MPW Pemuda Pancasila Jawa Barat, Jalan BKR No. 121 Kota Bandung, Sabtu (13/6/2026).

Kegiatan ini dihadiri oleh Ketua MPW Pemuda Pancasila Jawa Barat H. Dian Rahadian, SH., MH., beserta jajarannya, pengurus BAPORA dari kota dan kabupaten se-Jawa Barat. Saat ini tercatat sebanyak 16 BAPORA kota/kabupaten telah terbentuk dan mendapatkan Surat Keputusan (SK), sementara proses pembentukan terus dilakukan hingga seluruh 27 kabupaten/kota di Jawa Barat memiliki kepengurusan yang definitif.

Ketua Pelaksana Rakor, Reenaldi Rahadian, menyampaikan bahwa persiapan kegiatan dilakukan dalam waktu yang relatif singkat, yakni sekitar empat hari. Meskipun terdapat sejumlah kendala teknis, kegiatan dapat terselenggara dengan baik berkat soliditas seluruh pengurus BAPORA.

“Harapannya melalui rapat koordinasi ini kita dapat menyamakan persepsi dan merumuskan program-program yang mampu membentuk pemuda berpotensi untuk Indonesia yang berkelanjutan. Yang terpenting, program tersebut harus memberikan dampak nyata bagi masyarakat,” ujar Reenaldi.

Menurutnya, salah satu fokus utama BAPORA saat ini adalah kepedulian terhadap lingkungan hidup. Pemuda didorong untuk menjadi agen perubahan dalam menjaga lingkungan serta berperan aktif dalam upaya pencegahan berbagai persoalan sosial yang muncul di masyarakat.

Ketua BAPORA Pemuda Pancasila Jawa Barat, Ir. Donny D. Wiratakusumah, MM., menjelaskan bahwa perkembangan BAPORA di Jawa Barat menunjukkan tren yang sangat positif. Respon dari daerah dinilai luar biasa sejak awal pembentukan organisasi.

“Tujuan utama kami adalah mendistribusikan dan mensosialisasikan program-program MPW Pemuda Pancasila Jawa Barat kepada masyarakat melalui BAPORA di daerah. Alhamdulillah, saat ini hampir seluruh kota dan kabupaten di Jawa Barat telah memiliki kepengurusan BAPORA,” ungkap Donny.

Selain bergerak dalam bidang lingkungan hidup, BAPORA juga aktif mengembangkan berbagai program olahraga, baik olahraga prestasi maupun rekreasi. Berbagai turnamen telah diselenggarakan, mulai dari bulutangkis, karate, taekwondo hingga marching band.

“Melalui kegiatan olahraga ini kami ingin menunjukkan kepada masyarakat bahwa Pemuda Pancasila memiliki banyak program positif dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” tambahnya.

Sementara itu, Ketua MPW Pemuda Pancasila Jawa Barat, H. Dian Rahadian, SH., MH., menyambut baik pelaksanaan Rakor tersebut. Ia menegaskan bahwa BAPORA merupakan salah satu badan yang paling aktif dalam menghasilkan karya dan program yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat.

Dalam kesempatan tersebut, Dian Rahadian menyoroti pentingnya isu pengelolaan sampah dan lingkungan hidup sebagai salah satu agenda strategis organisasi.

“Saya mengapresiasi munculnya gagasan tentang penanganan sampah dan lingkungan hidup. Ini bukan hanya persoalan Kota Bandung atau Jawa Barat, tetapi persoalan nasional yang membutuhkan solusi nyata melalui kolaborasi berbagai pihak,” katanya.

Ia juga mendorong BAPORA untuk membangun sinergi dengan berbagai organisasi kepemudaan, termasuk KNPI, serta instansi pemerintah seperti Dinas Lingkungan Hidup dan stakeholder terkait lainnya.

“Pemuda Pancasila harus menjadi organisasi yang mewariskan mata air, bukan mewariskan air mata. Menjadi organisasi yang bermanfaat, bersahabat dan bermartabat bagi masyarakat,” tegas Dian Rahadian.

Rakor BAPORA 2026 juga menghadirkan praktisi lingkungan hidup, TB. Ari, yang memaparkan pentingnya pemilahan sampah dari sumbernya sebagai solusi utama persoalan sampah perkotaan.

Menurutnya, teknologi pengolahan sampah tidak akan efektif tanpa adanya kesadaran masyarakat untuk melakukan pemilahan sejak dari rumah tangga.“Ayo bersama-sama menghentikan sistem lama yang terbukti tidak berjalan efektif. Solusi terbaik adalah pemilahan sampah langsung dari sumbernya,” ujarnya.

Melalui Rakor ini, BAPORA Pemuda Pancasila Jawa Barat berharap mampu melahirkan program-program strategis yang berdampak nyata bagi masyarakat, khususnya dalam bidang kepemudaan, olahraga, dan lingkungan hidup.

Scroll to Top