Rombongan Kapolda Jambi Masih Belum Dievakuasi karena Kabut Tebal

Prabunews.com – Rombongan Kapolda Jambi masih belum dapat dievakuasi lantaran cuaca masih diselimuti kabut tebal. Rombongan masih terjebak di hutan Bukit Tamiai, Kerinci, Jambi sejak helikopter mendarat darurat, Minggu (19/2)

Kabid Humas Polda Jambi Mulia Prianto menyebut bahwa lokasi rombongan Kapolda Jambi masih dalam kondisi berkabut tebal. Helikopter dari Polairud Baharkam Polri sebelumnya sempat ke lokasi tersebut pukul 09.00 WIB, namun belum bisa melalukan evakuasi.

“Cuaca masih berkabut dan tidak memungkinkan sehingga helikopter kembali ke lapangan posko untuk melakukan pengisian avtur (bahan bakar),” ujarnya.

Tim SAR gabungan saat kini pun masih menunggu hingga cuaca cerah di titik lokasi lokasi tersebut. Jika mendapat kepastian itu, tim SAR gabungan akan langsung meluncur menggunakan helikopter lengkap dengan hoist untuk mengangkut para korban.

“Masih di sekitar lokasi untuk melihat peluang. Begitu terbuka atau kabut menipis, langsung menurunkan personel dan melakukan evakuasi. Kita upayakan maksimal. Begitu bisa masuk, helikopter masuk,” kata Mulia.

Total enam helikopter yang disiapkan dalam proses evakuasi rombongan Kapolda Jambi. Sebanyak empat heli di antaranya dilengkapi peralatan hoist, yakni dua unit dari Polairud Baharkam Polri, satu unit dari TNI AU, dan satu dari unit Basarnas.

Sambil menunggu kedatangan helikopter tersebut, tim SAR gabungan menebas pohon di sekitaran lokasi agar tidak membahayakan para korban sekaligus mempermudah proses evakuasi.

Proses evakuasi rombongan Kapolda Jambi sempat dihentikan sementara, Senin (20/2). Penghentian dilakukan karena terdapat kabut tebal yang datang secara tiba-tiba saat helikopter datang untuk mengevakuasi.

“Kurang lebih 10 kilometer awalnya (jarak pandang). Tapi saat di atas titik koordinat timbul kabut yang tebal dan ada angin kencang. Tidak terlihat lagi ke bawa,” ujar Kepala Operasi Basarnas Jambi, Manca, Senin (20/2) malam.

Adapun para korban kecelakaan ini, yaitu Kapolda Jambi Irjen Rusdi Hartono, Direktur Reskrimum Polda Jambi Kombes Pol Andri Ananta Yudistira, Direktur Polairud Polda Jambi Kombes Michael Mumbunan, Koorspri Polda Jambi Kompol Ayani, dan ADC Kapolda Jambi, serta tiga orang kru.

Mereka terpaksa menginap di tenda darurat dalam kondisi terluka. Rombongan pun dijaga dan dirawat dua tim SAR yang datang dari jalur darat, satu serta tim yang datang dari jalur udara, yang totalnya sekitar 30 orang.

Scroll to Top