RSUD Cibabat Kota Cimahi Resmi Ditutup Sementara Hingga Batas Waktu yang Belum Ditentukan

Cimahi, Prabubews.com – Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Cibabat Kota Cimahi resmi ditutup total untuk sementara, karena seluruh karyawannya menjalani swab test, menyusul adanya 12 orang karyawan RSUD Cibabat yang positif Covid-19. Penutupan tersebut juga sekaligus sebagai upaya sterilisasi penyebaran Covid-19 di lingkungan rumah sakit milik pemerintah ini.

Semua unit tidak melaksanakan pelayanan hingga waktu yang belum ditentukan. Pengumuman penutupan sementara RSUD Cibabat terpasang di depan gerbang masuk. Suasana di lingkungan RSUD pun terasa hening, hanya ada beberapa perawat dan security yang tampak mondar mandir di area RSUD, serta beberapa warga yang akan melakukan pengambilan obat di Apotek.

“Hari ini secara resmi RSUD Cibabat sudah lockdown untuk pelayanan rawat jalan, rawat inap, dan IGD bagi pasien baru. Jadi pasien yang akan kesini dirujuk ke rumah sakit tipe C. Tujuannya sterilisasi penularan Covid-19 di lingkungan karyawan rumah sakit. Mudah-mudahan minggu ini lockdown selesai juga,” ungkap Plt Direktur Utama (Dirut) RSUD Cibabat Kota Cimahi, Reri Marliah di sela kegiatan swab test di depan gedung C RSUD Cibabat Jln. Amir Mahmud, Selasa 11 Agustus 2020.

Menurut Reri, warga yang masih datang ke RSUD hanya untuk mengambil obat kronis, dan obat jiwa.

“Kita masih melayani untuk pengambilan obat kronis dan obat jiwa di apotek depan. Sementara untuk obat STC dirujuk ke puskesmas,” ujarnya.

Ia menjelaskan, penutupan sementara RSUD Cibabat dilakukan hingga hasil swab test seluruh karyawan keluar.

“Kita menunggu hasil swab-nya, kalau hari kamis semua sudah keluar hasilnya. Mudah-mudahan semua negatif, kita buka kembali pelayanan. Kalau ada yang positif kita koordinasi lebih lanjut dengan Gugus Tugas,” ujar Reri.

Selama RSUD ditutup, lanjut Reri, karyawan masih ada yang bekerja, dan sebagian lagi bekerja di rumah.

“Untuk karyawan kita buat jadwal piket bergiliran, karena masih ada yang di rawat inap, sehingga masih harus memberikan perawatan. Pelayanan tetap dilanjutkan sampai pasien ini sembuh,” terangnya.

Menurut Reri, masih ada 127 pasien yang masih di rawat di RSUD Cibabat.

“Untuk makanan kita sistem ketering, dan itu juga diantar sampai gerbang. Kita tidak boleh lagi mengolah makanan sendiri lagi sekarang, sampai hasil swab keluar petugas bagian gizi negatif,” ujarnya.

(Dadan Sambas)

Scroll to Top