Prabunews.com – Presiden Rusia, Vladimir Putin mengajukan empat tuntutan yang harus dipenuhi Ukraina agar Rusia menghentikan invasinya di negara tersebut. Namun dua dari tuntutan tersebut sulit untuk Ukraina penuh.
Juru bicara Erdogan Ibrahim Kalin mengatakan kepada BBC News, Presiden Putin menelepon Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan pada Kamis (17/3) untuk menyampaikan empat tuntutan tersebut.
Adapun empat tuntutan tersebut dibagi dalam dua kategori, yaitu poin yang mudah dipenuhi dan sulit diterima Presiden Ukraina, Volodymyr Zelensky.
Dari berbagai informasi, inilah dua tuntutan yang mudah Ukraina terima:
1. Ukraina Jadi Negara Berstatus Netral
Presiden Vladimir Putin ingin Ukraina menandatangani kesepakatan netralitas dan mengubah konstitusi mereka terkait hal ini. Ukraina sendiri kabarnya sudah mengajukan model status netral-demiliterisasi seperti model Austria dan Swedia.
“Pelestarian dan pengembangan status netral Ukraina, demiliterisasi Ukraina, dan berbagai hal terkait ukuran angkatan bersenjata Ukraina sedang dibahas,” tutur Vladimir Medinsky mengutip TASS, Kamis (17/3).
“Ukraina mengajukan status netral demiliterisasi yang memiliki angkatan darat dan laut sendiri. Seluruh isu ini masih dibahas di tingkat menteri pertahanan Rusia dan Ukraina,” tambahnya.
2. Rusia ‘Haramkan’ Ukraina Masuk NATO
Rusia menginginkan jaminan hukum yang menyatakan Ukraina tak akan pernah diizinkan masuk ke NATO.
Kremlin amat keberatan jika Ukraina masuk NATO karena akan mengancam ‘halaman rumah’ negara tersebut.
Putin juga menegaskan harus ada perjanjian yang amat mengikat bahwa Ukraina tak akan pernah gabung dengan NATO.
Sementara tuntutan Rusia yang Sulit diterima Ukraina, di antaranya:
3. Pelucutan Kekuatan Militer Ukraina Sesuai Keinginan Rusia
Tak hanya inginkan Ukraina menjadi negara netral-demiliterisasi, Presiden Vladimir Putin memastikan iktikad Ukraina itu dengan melucuti kekuatan militer negara tetangganya sehingga tidak mengancam Rusia.
Sementara keinginan Ukraina berstatus netral seperti Swedia dan Ukraina masih belum meyakinkan Rusia. Di sisi lain, pihak Ukraina juga keberatan apabila Rusia terkesan mendikte kekuatan militer mereka.
4. Perlindungan Warga Ukraina Berbahasa Rusia dan Denazifikasi
Putin juga meminta bahwa Ukraina harus menjamin perlindungan bagi warganya yang berbahasa Rusia serta melakukan Denazifikasi.
Tuntutan Rusia itu pun kemungkinan sulit untuk Zelensky terima. Bagi Presiden Ukraina itu, tuntutan soal Denazifikasi amat menyinggung perasaannya karena ia sendiri berasal dari keluarga Yahudi, yang pernah jadi korban Nazi.
Sekedar informasi, denazifikasi adalah proses menghilangkan ideologi dan pengaruh Nazi dari kehidupan masyarakat Jerman.