Seminar Nasional Refocusing Kurikulum Administrasi Publik Berbasis Out Come Di Era Society 5.0.

Tabanan – Sekolah Tinggi Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (STISIP) Margarana Kabupaten Tabanan bekerjasama dengan Universitas Jember (UneJ) dalam bentuk Out Come Best Education (OBE) menyelenggarakan seminar nasional dengan tema ‘Refocusing Kurikulum Administrasi Publik Berbasis Out Come di Era Society 5.0’ secara luring dan daring bertempat di Kampus STISIP Yayasan Pendidikan Margarana Tabanan, Kamis (19/05/2022) pukul 09.00 Wita waktu setempat.

Seminar nasional yang dilaksanakan pada hari Kamis, Wraspati Kliwon Wuku Waringadean tanggal 19 Mei 2022 sebagai pembukaan acara disuguhkan tari penyambutan yaitu tari Bungan Sandat, dan dilanjuti dengan menyanyikan Lagu Indonesia Raya, Hymne STISIP Margarana, dan Hymne Universitas Jember serta pembacaan doa yang disampaikan oleh pembawa acara.

Turut hadir dalam seminar tersebut Gubernur Bali diwakili oleh Kelompok Ahli Pemerintahan Provinsi Bali Prof. Ir. I Made Supartana Utama, MS., P.hd., Dekan FISIP Universitas Jember Joko Purnomo, Ketua STISIP Tabanan I Gusti Ngurah Bagus Widiana, SH., MH., Kepala Bapedalitbang Provinsi Bali I Wayan Wiasta Ika Putra, Kepala LLDIKTI Wilayah VIII Prof. I Nengah Dasi Astawa, Dosen STISIP Tabanan I Nyoman Gede Widiana, Ketua Prodi FISIP Universitas Jember Dina Suryanti, Pemda Tabanan Dr. Gede Sandiyasa, S.Sos., M.Si., STIKES Tabanan I Nyoman Sudiarsa, S.Pd., M.Si., Ketua Pembina Yayasan Pendidikan Margarana Tabanan I Wayan Madra Suartana selaku Ketua Panitia, para peserta seminar, undangan lainnya, dan awak media.

Dalam sambutan penyelengara acara seminar nasional mengutarakan bahwa bentuk dari kelansungan teknologi berbasis teknologi digital di era society 5.0 merupakan untuk memberdayakan mahasiswa dan juga dosen bukan saja ‘education of the book’ (edukasi berdasarkan teori) akan tetapi bagaimana agar ‘education of the action’ (edukasi mengimplentasikannya) pada praktek dilapangan sesuai permintaan pasar untuk mengimbangi tuntutan zaman terutama kurikulum, selaku PTS (Perguruan Tinggi Swasta) harus mengikuti kurikulum dan harus disetarakan dengan Perguruan Tinggi Negeri, seperti yang sicanangkan oleh Kementerian Pendidikan, Budaya, Pemuda, dan Olahraga yaitu Kampus Merdeka.”Dititik beratkan refocusing kurikulum administrasi publik berbasis Out Come di Era Society 5.0,” tutur Drs. I Wayan Mudra Suartana, M.Si., sebagai laporan Ketua Panitia.

Dalam sambutan Gubernur Bali diwakili oleh Kelompok ahli pemerintahan Provinsi Bali mengatakan untuk membangun Bali pada saat ini harus esktra dan ditingkatkan lagi, apalagi masa pandemi belum berakhir.

Dengan adanya diselenggarakan seminar nasional berbasis Out Come di Era Society 5.0 salah satu tujuan untuk memajukan kurikulum pada perguruan tinggi baik swasta maupun negeri, agar tak keterbelakang, ketinggalan zaman.

“Ini suatu momen yang tepat sekali agar para mahasiswa maupun tenaga pengajar tak ketinggalan dengan yang telah menerapkan kurikulum berbasis teknologi OBE (Out come Basic Education di beberapa perguruan tinggi, baik nasional, Internasional, maupun global,” ujar Prof. Ir. I Made Supartana Utama, MS., P.hd.

Acara berikut dilanjutkan dengan seminar nasional dikuti oleh hampir seratus peserta seminar baik secara offline (luring) maupun online (daring) dari berbagai instansi pemerintah, swasta, mahasiswa, dan 15 perguruan tinggi swasta dan negeri yang ada di Provinsi Bali diwakili lansung oleh para rektor masing-masing perguruan tinggi tersebut.

Seluruh rangkaian acara seminar nasioanal yang telah diselenggarakan berjalan sesuai harapan tanpa ada kendala yang berarti, lancar, dan hidup di berbagai sesi serta berhasil sukses atas prakarsa STISIP Margarana Tabanan bekerjasama dengan FISIP Universitas Jember yang telahntertuang dalam MoU kedua belah pihak.*(jesp)*

Scroll to Top