Prabunews.com – Keramas sesudah melakukan aktivitas memang terasa melegakan. Namun sering kali terasa mengantuk hingga akhirnya dibawa tidur.
Tidur dengan rambut basah dianggap menyebabkan masuk angin juga pilek. Sebenarnya, apa bahaya tidur dengan rambut basah?
Meski tidak secara spontan menyebabkan seseorang bisa sakit namun penyerapan air menyebabkan batang rambut menjadi bengkak.
Melansir Medical News Today, Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit di Amerika Serikat menyatakan penyebab pilek adalah virus dan tidak ada berkaitan dengan rambut basah.
Rambut sendiri berperan memberikan perlindungan kulit kepala, meningkatkan fungsi sensorik kulit dan mengatur suhu tubuh. Berikut ini alasan tidur dengan rambut basah sebaiknya dihindari.
-
Peregangan rambut
Rambut basah membawa sekitar 30 persen dari panjang aslinya tanpa kerusakan. Tidur dengan rambut basah menyebabkan peregangan melebihi batas yang ditoleransi.
Peregangan rambut bisa ditoleransi sekitar 30-70 persen.
Tidur dengan rambut basah menyebabkan peregangan melebihi panjang yang dapat ditoleransi.
-
Pertumbuhan jamur
Pertumbuhan jamur di rambut juga dapat disebabkan karena tidur dengan rambut yang basah. Penelitian tahun 2021 menemukan adanya spesies jamur Malassezia di folikel rambut.
Jamur tersebut menyebabkan kondisi kulit seperti dermatitis seboroik. Kondisi rambut yang basah dalam waktu lama apalagi dibiarkan semalaman dapat meningkatkan risiko berkembangnya kondisi tersebut.
-
Ketombe
Menurut Penelitian 2019, suhu dingin dan kondisi basah dapat memperburuk ketombe. Studi yang sama juga menunjukkan bahwa keseimbangan bakteri dan jamur berperan dalam kondisi itu.
Dengan begitu, rambut dalam keadaan yang basah dapat menyebabkan kondisi kulit kepala kehilangan suhu panas yang akhirnya memperburuk ketombe.
-
Kerusakan rambut
Menurut studi 2017, kerontokan rambut terjadi akibat perubahan hormon. Namun kondisi lain seperti rambut basah juga ternyata dapat menyebabkan rambut rontok.
Tidur dengan kondisi rambut basah dapat menyebabkan kerusakan folikel dan akhirnya mengakibatkan rambut patah.
-
Jerawat di kulit kepala
Kondisi tidur dengan rambut basah ternyata bisa menyebabkan jerawat akibat tersumbatnya folikel di bawah kulit oleh sebum. Sebab, rambut yang basah biasanya mengandung bakteri.
Rambut yang basah dalam waktu lama seperti dibawa tidur, dapat meningkatkan risiko berkembangnya jerawat di kulit kepala.
-
Berkembangnya bakteri
Tidur dengan rambut yang basah juga akan menyebabkan perkembangan bakteri di kepala. Melansir Time Of India, mengganti sarung bantal tidak akan cukup menghentikan kondisi tersebut.
-
Memperburuk sistem imun
Tidur dengan rambut basah juga akan memperburuk sistem imun tubuh.
Penelitian di tahun 2015 mengklaim bahwa kepala seseorang akan kehilangan kehangatan ketika terkena dingin. Dengan demikian, tidur dengan rambut basah akan menimbulkan ketidaknyamanan.
Hal itu akan mempengaruhi waktu istirahat dan menurunkan imun tubuh.