Bandung | Prabunews.com – Akhir-akhir ini banyak bencana yang diakibatkan oleh angin. Hampir semua wilayah di Indonesia mendapatkan giliran terkena bencana yang di akibatkan oleh angin dan memporak porandakan rumah, merusak area pertanian, menumbangkan pohon dan merusak tempat kehidupan. Hampir setiap saat berita tentang bencana angin topan, angin tornado, angin ribut, angin puting beliung merusak pertanian, atap-atap rumah berterbangan. Pengaruh apa dan penyebab apa sehingga angin dapat berhembus dengan kencang sampai merusak bumi tempat kehidupan semua mahluk.
Bagi orang awam, angin merupakan hal yang membawa kemalangan apa bila angin berhembus kencang dan merusak semua sendi kehidupan, namun angin dapat membawa kemujuran bagi para petani dan nelayan untuk kelangsungan kehidupan.
Menurut para ahli meterologi angin adalah udara yang bergerak dan angin suatu energi. Angin mengalir bagaikan sungai tampa suara melintasi langit, mengelora dalam air terjun yang tak kasat mata pada pegunungan, menggelegak menuju langit, di atas gurun yang panas dan hutan hujan tropik yang lembab, angin berputar pusar membawa bencana dan dapat mengamuk memporak porandakan.
Dalam ilmu meterologi bahwa angin adalah energi maka energi angin melakukan tugas yang mengagumkan, yakni tugas yang paling penting bagi kelangsungan atmosfer. Energi angin mengisi langit dengan awan dan kemudian menyapunya lagi sampai bersih. Energi itu mendorong kabut yang menjadi dingin dan sarat kelembaban dari laut ke darat. Energi itu menghembuskan seluruh sistim badai sehingga menempuh bulatan bumi, membawa bahag dan lembapan bahan dari satu kawasan ke kawasan bumi lain di bumi. Energi tersebut membuat dan memperlancar penukaran udara dalam kota-kota yang terletak di tepi perairan besar seperti pesisir pantai dan berjalan ikut mendorong arus samudra dalam perjalanan berkeliling dunia. Energi angin mengukir pasir dan salju menyebarkan biji serta spora dan menjernihkan udara dari kontaminasi zat racun yang keluar dari limbah pabrik dari mesin pabrik industri.
Angin berhembus di sebabkan adanya ketidaksamaan tekanan udara, perbedaan suhu atmosfer, adanya perbedaan tekanan dan perbedaan itu secara alam berusaha mencapai keseimbangan. Balon yang bertekanan udara tinggi lalu di mainkan oleh anak dan menyembur udaranya keluar bila di lepaskan dan bercampur dengan udara bertekanan rendah.
Gerakan angin di sebabkan oleh berkerja gaya yang mendorong udara dari daerah tekanan tinggi ke daerah tekanan rendah.
Sebagian besar manusia dahulu kala mengetahui dan menerka bahwa angin membawa berita tentang cuaca yang akan datang. Angin dapat di ketahui arah kemana berhembus di lihat dari arah membungkuknya pohon atau arah asap melayangnya asap. Angin di beri nama oleh orang-orang dahulu sesuai arah kedatangan angin.
Angin yang datang dari selatan di sebut angin pusaran atau angin pasat tengara. Angin selatan berhembus sekitar bulan April sampai bulan Oktober, angin selatan membawa musim kemarau bagian wilayah kusus di Indonesia. Angin datang dari arah barat di sebut angin barat. Angin barat di kaitkan dengan musim hujan, terjadi di antara bulan Desember sampai Februari. Angin barat membawa uap air dari laut, curah hujan akan terjadi. Angin datang dari arah Utara di sebut angin Utara (monson Austaria). Biasanya angin Utara di kaitkan dengan musim kering, musim kemarau yang terjadi di antara bulan Mei sampai September. Angin datang dari arah timur biasanya di sebut angin timur (Monson Asia). Biasanya di kaitkankan musim hujan karena angin timur membawa uap air dari laut.
Badai angin, angin sepoi-sepoi, angin ribut, angin lembut, hujan badai angin merupakan beberapa nama angin. Manusia hidup tidak lepas dengan angin. Angin memiliki prilaku, sifat, kita manusia harus mengetahui prilaku dan sifat angin untuk memahami agar dapat waspada dan mempersiapkan mitigasi bencana yang di akibatkan oleh angin.
Angin adalah atmosfer yang bergerak tapi tidak terlihat. Angin mulai bertiup bila udara panas yang memuai naik keatas, dan udara dingin yang mengerut turun ke bawah. Gerak angin yang sederhana ini merupakan prilaku angin namun prilaku angin dapat menjadi rumit dan tidak dapat di mengerti. Ibarat bahasa seperti angin yang tenang tiba-tiba datang membawa riuk pikut dan mengagetkan.
Tornado adalah angin yang berputar dan merupakan angin yang paling ganas di bumi yang membentuk pusaran curah awan tornado. Gulungan angin kecepatanyan 400 kilometer per jam ini mengandung daya perusak ganda, angin di bagian luar dapat mencampakkan hampir segala yang di lintasinya, sedangkan corongnya tekanan udara rendah namun dapat meledakan rumah. Tornado terjadi akibat tubrukan massa udara yaitu udara yang kering atau panas dan udara yang dingin atau lembab yang menciptakan ketidak seimbangan yang hebat.
Udara panas menderas keatas dengan kecepatan 320 kilometer per jam. Udara yang masuk dari pinggir membuat arus udara naik dan membetuk pusaran, di barengi hujan es dan kilatan petir maka kekuatan tornado dapat mencapai kecepatan 115 kilometer per jam, berlangsung dalam hitungan beberapa menit tapi dapat menjadikan bencana besar. Semua di alam ini bila tidak ada keseimbangan maka akan menjadikan bencana, zat alam antara angin, air, api, tanah, udara dan lainnya harus seimbang dan selaras.
Angin dalam pemahaman agama merupakan tanda kebesaran Tuhan, media penyerbukan tanaman, pengerak awan dan hujan, angin sebagai pembawa bencana dan merupakan kekuatan penggerak gelombang laut. Angin juga memiliki berbagai fungsi dari yang menyejukkan sampai menghancurkan, angin sebagai peringatan manusia untuk berfikir akan Maha Kuasa Tuhan. Ayat dalam Al-Qur’an tentang angin banyak dapat kita pahami. Dalam Al-Qur’an surat Al.Isra ayat 68 ” Maka apakah kamu merasa aman dari hukuman Tuhan yang menjungkir balikan sebagian daratan bersama kamu atau Dia meniupkan angin keras yang membawa batu-batu kecil? Dan kamu tidak akan mendapatkan seorang penolong bagi kamu”.
Angin menurut agama Buddha disebut Vayo yang merupakan salah satu ungsur dasar Mahabhuta yang membentuk alam semesta dan semua mahluk. Angin merupakan ungsur gerak dan udara sebagai lambang gerak dan perubahan yang memiliki.
filosofi angin bermakna ketidakekalan dan kekuatan energi yang berubah ubah sewaktu-waktu dapat menjadi badai dan topan. Manusia harus memiliki kesadaran akan angin karena angin dapat menghalau panas di artikan menghalau nafsu dalam diri manusia. Dalam ajaran Jawa di kaitkan dengan kekuatan spiritual dan merupakan penghubung dengan alam semesta dan Tuhan.
Indonesia secara geografis relatif terhindar dari terjangan angin topan, tornado karena posisi Indonesia berada di garis katulistiwa dimana gaya yang memicu pusaran agin sangat lemah. Indonesia sering mengalami bencana angin kencang lokal seperti puting beliung. Kenyataannya wilayah Indonesia pada ahir-ahir ini di lintasi oleh badai angin besar yaitu siklon tropis. Indonesia pernah beberapa kali di lintasi badai angin besar yaitu siklon tropis. Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mencatat sejak tahun 2008 sampai tahun 2021, terdapat 12 kali siklon tropis. Wilayah Rancaekek, Bandung terjadi angin tornado dengan kecepatan 70 kilometer per jam pada 21 Februari 2024 yang menumbangkan pohon dan pabrik dan rumah rusak parah. Wilayah Sidoarjo, Jawa Timur pada 4 Februari 2024 merusak ratusan rumah. BMKG menjelaskan awal 2026 wilayah Indonesia akan banyak terjadi angin kencang di sertai hujan lebat. Mengapa semua ini terjadi? Karena tidak ada keseimbangan alam. Pentingnya gunung-gunung dengan pohon besar sebagai tempat silkulasi angin dan menjadi rumah angin. Di Indonesia saat ini hutan dan gunung rusak akibatnya bencana alam yang di akibatkan oleh angin dan air sering terjadi. Waspada bagi wilayah yang gunung dan hutannya rusak, potensi bencana angin kencang dan banjir mengintai kehidupan manusia. Bumi ini butuh keseimbangan antara angin, api, air dan tanah. Jika empat ungsur zat alam tersebut seimbang makan bumi ini akan aman dan tentram. Ingat harusnya Indonesia berada pada zona aman karena letak di garis katulistiwa badai besar tidak akan terjadi tapi pada kondisi sekarang terjadi angin paling kencang dan dahsyat yaitu angin tornado dan siklon tropis sudah terjadi dan menghantui kehidupan mahluk bumi.

(Budayawati, Seniman, Spiritualis)
Bandung 9 Januari 2026 – Sukra 13s, Yesta 1962 Caka Sunda
YAYASAN SUNDA13BUHUN
Lewati ke konten






Komentar