Bandung, Prabunews.com – Pelaksanaan Simulasi PTM terbatas di sekolah-sekolah Kota Bandung akan dievaluasi yang dikorekasikan dengan indikator kenaikan kasus covid-19. Ketua Satgas Harian Penangan Covid-19 Kota Bandung sekaligus Sekda Kota Bandung Ema Sumarna akan menghentikan Pembelajaran Tatap Muka Terbatas (PTMT), apabila kasus Covid-19 di Kota Bandung melonjak.
Ema mengutarakan, “Saat ini ketersediaan tempat tidur pasien di Kota Bandung sudah tembus melebihi angka 60 persen, untuk itu saya akan meminta Wali Kota Bandung untuk menghentikan simulasi PTM terbatas guna menekan penyebaran Covid-19,” ujarnya di Balai Kota Bandung, Selasa (8/6/2021).
Ema menyadari PTM terbatas tidak bisa terlaksana apabila kasus Covid-19 di Kota Bandung terus mengalami peningkatan. Hal tersebut terlihat dari jumlah ketersediaan tempat tidur pasien Covid-19 atau Bed occupancy rate (BOR) mencapai 80 persen.
“Kalau jumlah terpapar Covid-19 di Bandung terus meningkat, tentu PTM terbatas akan ditunda,” tutur Ema.
Dirinya berharap jumlah kasus terpapar Covid-19 di Kota Bandung bisa turun dalam waktu dekat, agar bisa terlaksana PTM di sekolah pada tahun ajaran baru 2021.
“Untuk keputusan yang jelasnya, kita lihat perkembangannya pada hari Jumat minggu ini dari Pak Wali,” pungkas Ema.
(Dadan Sambas)