Bandung, Prabunews.com – Bersepeda merupakan salah satu kegiatan olah raga yang hampir bisa dilakukan oleh siapapun. Akhir-akhir ini para pegiat sepeda tiap waktu mengalami peningkatan dan salah satu bukti nyata adalah seperti yang dilaporkan oleh para relawan Sikasep Terlalu (Silaturahmi dan Koordinasi Pesepeda Tertib Lalu Lintas) pada giat sosialisasi dan edukasi yang biasa dilakukan setiap hari minggu di area Dago.
Pada hari Minggu, 18/10 dalam waktu kurang lebih 2 jam jumlah pesepeda yang melalui jalur itu mencapai 2610 baik itu orang dewasa maupun anak-anak.
Dalam rangka memberikan contoh keteladanan berlalu lintas inilah yang mendorong para pesepeda Dinas Pendidikan Kota Bandung yang tergabung dalam Komunitas Gowes Bandung Masagi (KGBM) tadi pagi melaksanakan acara gowes tertib berlalu lintas (23/10).

Jalaludin S.Pd, M.M Pengawas SMP Kota Bandung, salah satu peserta gowes mengatakan bahwa jalan raya merupakan salah satu fasilitas publik/umum dan siapapun yang menggunakannya harus senantiasa mematuhi aturan lalu lintas yang ada termasuk pesepeda.
Dengan kegiatan bersepeda pagi ini diharapkan kita dapat memberikan inspirasi agar Bandung menjadi salah satu kota yang pesepedanya paling menjunjung tinggi nilai-nilai ketertiban berlalu lintas, ungkap Jalaludin.

Beliaupun berharap agar track/ jalur khusus pesepeda diperluas, karena pada saat kami bersepeda ke wilayah selatan (jalan Otista, Inggit Garnasih, BKR, Kopo dan sekitarnya) jalur pesepeda itu tidak ada.
Sudah selayaknya pembangunan nilai-nilai budaya disiplin termasuk berlalu lintas menjadi bagian yang akan melahirkan tatanan kota yang tertib dan nyaman.
Kegiatan gowes pagi tadi berakhir di Kampus SMP Negeri 33 Kota Bandung setelah perjalanan diawali dari kantor Disdik Kota Bandung.
(Kang Amat)