Prabunews.com – PT Kereta Api Indonesia (Persero) memastikan stasiun Gambir masih melayani pelanggan kereta api jarak jauh. Hal ini menyusul isu terkait stasiun kereta utama Jakarta itu akan ‘pensiun’.
Hingga saat ini pun, KAI masih tetap mengoperasikan stasiun Gambir sebagai salah satu akses masuk dan keluar ibu kota, selain stasiun Pasar Senen, Jatinegara, dan Jakarta-Kota.
VP Public Relations KAI Joni Martinus mengatakan hal tersebut dalam keterangan Resmi, Selasa (7/6/2022).
“Terkait adanya rencana pengalihan fungsi Stasiun Gambir, tentu KAI mendukung kebijakan pemerintah dalam rangka memberikan pelayanan terbaik pada masyarakat. KAI juga masih berkoordinasi dengan Kementerian Perhubungan mengenai hal tersebut,” kata Joni.
Sehingga, masyarakat tidak perlu cemas soal tiket kereta api jarak jauh yang sudah dibeli. Joni mengatakan karena isu Stasiun Gambir telah pensiun tidak benar.
“Saat ini Stasiun Gambir terus melayani pelanggan KA Jarak Jauh dengan rata-rata 7.928 pelanggan per hari di bulan Juni 2022 ini,” terangnya.
Joni menjelaskan, ketika ada perubahan pelayanan di Stasiun Gambir, nantinya KAI akan melakukan sosialisasi secara masif kepada masyarakat terlebih dahulu.
Sebelumnya, kabar tentang stasiun Gambir pensiun layani kereta jarak jauh ramai di media sosial. Beberapa netizen pun menyayangkan hal ini.
“Please jangan pensiun, udah paling enak kereta jarak jauh tuh di Gambir aja. Akses jalannya juga enak. Gak kebayang kalo pindah ke Manggarai, sekarang aja udah padat banget itu jalannya, macet sumpekk,” kata @Rifnylia pada postingan Twitter kemarin.
“Gak bisa bayangin kalo nanti stasiun gambir ‘pensiun’, trus KAJJ, dipindah ke Manggarai. Gila sih, bukannya disambut Tugu Monas tapi disambut ruwetnya Manggarai dan para pencopet,” tulis @ambivertpotato.
Sejalan dengan Joni, Juru Bicara Kementerian Perhubungan, Adita Irawati menjelaskan bahwa sampai saat ini Gambir masih menjalankan pelayanan kereta jarak jauh.
Sementara untuk pengalihan fungsi stasiun Gambir menjadi lintas pelayanan Kereta Rel Listrik (KRL), dan stasiun Manggarai menjadi stasiun sentral yang melayani kereta jarak jauh masih dilakukan pada 2025 mendatang.
“Jika semua berjalan sesuai rencana betul tahun 2025,” kata Adita, mengutip CNBC Indonesia, Selasa (7/6).