” Kepiawaian tiga dalang muda tidak sebatas memainkan wayang, tetapi suara dan pengetahuan wayangnya cukup menjanjikan. Bahkan bodorannya sangat menghibur, serta tidak terasa ceritera selesai menjelang tengah malam dikala Rahwana (Dasamuka) tewas ditangan Sri Rama elas Erick Henriana “, jelas Erick Henriana.

Alur ceritera yang disajikan Tiga Dalang Muda itu menggambarkan peperangan antar negara Alengkadirja dengan Guakiskenda, dampak Dasamuka menculik Dewi Shinta istri Sri Rama. Akibat keserakahan Dasamuka (Rahwana), seluruh keluarganya tumpur ludes (mati) di medan perang. Sedangkan kerajaan Alengkadirja luluhlantak diserang pasukan monyet pimpinan Hanoman, serta Sri Rama.

Tengah malam terjadi kejutan diarea Pondok Seni Pangandaran, yaitu Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil datang ke area Pondok Seni untuk menyambut datangnya tahun 2020. Emil hadir dipanggung sebelah yang menyajikan seni modern berbau milenial. Sedangkan seni tradisi yang mentas ditengah guyuran hujan tidak mendapat apresiasi Gubernur Jawa Barat. Padahal pagelaran wayang 3 dalang di malam pergantian tahun 2019 – 2020, mulai dari dalang, sinden dan nayaganya adalah pemuda atau kaum milenial yang mencintai seni tradisi, ironis.
(Mz)
Komentar ditutup.