Tindak Lanjut Tim Gugus Tugas Covid-19 Kota Cimahi Terhadap Kasus Pasar Antri

Cimahi, Prabunews.com – Kejadian terdeteksinya beberapa pedagang Pasar Antri Kota Cimahi positif Covid-19 membuat semua pihak khawatir, mengingat sulit diprediksi berapa banyak warga masyarakat yang berakrifitas langsung melalui transaksi ekonomi dalam proses jual beli.

Apel gabungan Tim Gugus Tugas Covid 19 Kota Cimahi

Hal ini mengingatkan kita terhadap kejadian yang berlokasi sama yaitu pasar, tepatnya sebuah pasar di area Bandung Timur.

Ini merupakan PR kita bersama, semua lapisan masyarakat bukan hanya pemerintah tetapi semua element masyarakat karena sejatinya garda paling depan upaya pencegahan covid 19 adalah warga masyarakat.

Harjono, Kadisinfoarpus Kota Cimahi

Harjono Kadisinfoarpus Kota Cimahi mengatakan sesaat ditanya tentang kejadian ini dengan rendahnya pengawasan pelaksanaan PSBB, beliau mengatakan bahwa kejadian ini tidak dapat dihubungkan secara langsung karena harus dilakukan tracing dulu, untuk mengetahui kontak keduanya dengan siapa saja, termasuk hubungan dengan kluster yang lain.

Peristiwa ini diketahui berdasarkan tes swab pada tgl 15 mei manakala diprogramkan tes RDT dan swab tes di pasar tradisional dan modern. Hasilnya ternyata ada yang positif. Sementara hasilnya baru disampaikan oleh labkesda Jabar pada tanggal 23 Mei 2020, ujar Harjono.

Harjono menambahkan terkonfirmasi positif untuk di kota Cimahi bertambah 3 (tiga) menjadi 78 kasus. 1 orang (wanita, 60 thn) warga RW 3 Kel. Setiamanah, pedagang aksesoris dan kerudung di Blok B atas Pasar Antri, 2 orang (pria 39 thn, wanita 25 thn) warga RW 02 dan RW 14 Kel. Cibabat
Selanjutnya pihak Pemerintah Kota Cimahi khususnya Gugus Tugas Vovid19 melakukan tindakan berupa langsung menjemput yang bersangkutan selanjutnya ketiga orang tersebut telah berada dalam perawatan tim medis, 2 orang di RSUD Cibabat, dan 1 orang di RS Santosa.

Sementara dari data yang ada pasien sembuh bertambah 1, menjadi 21 orang.

Menindaklanjuti peristiwa ini sedang dijadwalkan pembahasan pelaksanaan tes dgn para pedagang yang rencananya akan dilaksanakan (26/5) serta pada hari yang sama berbarengan dengan penyemprotan disinfektan diseputaran Pasar Antri, jl Sriwijaya, Gandawijaya , Arhanud, ungkap Haryono

Selanjutnya pihak pemerintah Kota Cimahi menghimbau kepada para warga yang dalam sepekan terakhir berkunjung ke pasar antri untuk meningkatkan kewaspadaan. Segera hubungi Puskesmas terdekat bila merasa ada gangguan kesehatan, terutama demam, penurunan fungsi Indra penciuman dan perasa, maupun diare.

Bagi para warga yang dalam sepekan terakhir merasa melakukan transaksi atau kontak langsung dengan Ibu pedagang aksesoris dan kerudung di Blok B atas atau kontak langsung dengan Bapak pedagang kelontong di Blok C bawah, agar segera melaporkan diri ke Puskesmas terdekat.

Pemerintah Kota Cimahi dan Pengelola Pasar Antri saat ini sedang mengatur jadwal RDT dan tes swab bagi semua pedagang dan pengelola Pasar Antri.

Mohon kerjasamanya dari semua pedagang Pasar Antri untuk mengikuti RDT dan tes swab, sesuai petunjuk Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid 19 Kota Cimahi.

Kita sangat berharap bahwa protokol kesehatan menjadi bagian yang harus dilaksanakan manakala kita melakukan aktifitas di luar rumah karena itulah salah satu cara terbaik memut8s mata ranti covid 19, apabila pada kenyataannya kita tidak bisa diam di rumah.

(Kang Amat)

Scroll to Top