Turunkan Angka Stunting, Pemkot Bandung Lakukan Ini

Prabunews.com – Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung telah melaksanakan seluruh aksi konvergensi stunting. Hal ini sebagai bentuk komitmen dalam menurunkan angka stunting atau gagal tumbuh pada anak.

Aksi tersebut berkaitan dengan pengukuran dan publikasi stunting, yakni salah satu rangkaian penting dalam percepatan penurunan angka stunting dan tidak boleh terlewatkan.

Adapun aksi konvergensi stunting tersebut dilakukan dengan kolaborasi dan koordinasi lintas sektor serta melibatkan berbagai pemangku kepentingan melalui sinkronisasi.

Selanjutnya, hanya perlu terus berkomitmen memperluas cakupan lokus stunting.

Pemkot Bandung memperluas cakupan hingga 30 kelurahan tahun ini. Cakupan ini meningkat yang sebelumnya hanya mencangkup 15 kelurahan pada tahun 2020.

Wali Kota Bandung, Yana Mulyana pun mengajak semua stakeholder untuk bersama-sama berkomitmen dalam menurunkan angka stunting.

Di samping itu, Pemkot bandung telah menjadikan pencegahan dan penurunan stunting sebagai prioritas pembangunan sumber daya manusia yang unggul.

Sementara itu, Ketua Tim Penggerak PKK Kota Bandung, Yunimar Mulyana menyebut, pihaknya telah menjalankan berbagai program melalui Bandung Tanginas.

Bandung Tanginas sendiri merupakan inisiasi PKk untuk menciptakan keluarga tanggap stunting dengan pangan aman dan sehat.

“Dimana dalam perkembangannya, bandung tanginas ini merupakan wadah dari berbagai inovasi,” ujar Yunimar.

Berikut merupakan inovasi Kota Bandung dalam upaya penurunan stunting.

  1. Aplikasi Bandung Tanginas;
  2. Beas Bereum atau bekal anak sekolah bergizi enak dan murah;
  3. Rembulan atau remaja bandung unggul tanpa anemia;
  4. Sigurih atau studi intensif gizi untuk remaja indonesia hebat
  5. Buruan SAE yang merupakan budidaya pekarangan dan pengolahan pangan sehat
  6. Upaya peningkatan pendapatan keluarga (UP2K) melalui pemodalan dan peningkatan keterampilan ;
  7. Bang Kasep atau bangga kagungan septictank untuk pencapaian ODF 100 persen.

Selain itu, platform berbasis web dan mobile version terkait dengan pendataan stunting (e-penting) juga telah dibangun.

Aplikasi itu bertujuan untuk mendapatkan hasil pencatatan dan pendataan stunting yang akurat. Sehingga dapat dijadikan bahan pengambilan keputusan untuk intervensi yang tepat dari setiap kasus stunting yang ada di wilayah Kota Bandung.

 

 

 

 

(SDD)

Scroll to Top