KEEROM, PRABUNEWS.COM — Dalam rangka memenuhi kebutuhan air bersih, Satgas Yonif 310/KK bersama warga perbatasan mengalirkan kembali mata air yang tersumbat di Kampung Ubrub, Distrik Web, Kabupaten Keerom, Papua, pada Rabu (23/8/2023).
Sudah satu minggu warga Kampung Ubrub, Distrik Web, Kabupaten Keerom, Papua, mengeluhkan kebutuhan akan air bersih di kampung mereka. Hal ini disebabkan oleh mata air yang biasanya menjadi sumber air bagi warga, namun kini tersumbat. Akibatnya, warga terpaksa turun ke sungai untuk mendapatkan air. Keadaan ini mendorong Satgas Yonif 310/KK untuk mengambil langkah aktif guna memberikan solusi.
Hal ini dibenarkan oleh Dansatgas Yonif 310/KK, Letkol Inf Andrik Fachrizal, bahwa personel yang berada di Pos Ubrub turut membantu warga dalam mengatasi masalah tersebut.
“Kami akan terus berkomitmen untuk membantu mengatasi segala kesulitan yang dihadapi warga di wilayah perbatasan,” ucap Dansatgas.
Sementara itu, Kapten Inf Dicky Dian Saputra, S.T.Han, selaku Danki (Komandan Kompi) 2 sekaligus menjabat sebagai Danpos (Komandan Pos), menambahkan bahwa mata air ini merupakan satu-satunya sumber air yang menghidupi warga di Kampung Ubrub.
Jalan menuju lokasi mata air tidak mudah ditempuh, dengan jarak 2 KM melalui jalan setapak berbatuan serta melewati aliran sungai kecil. Setelah tiba di lokasi, terungkap bahwa lumpur dan ranting pohon telah menyumbat aliran air dan menciptakan tumpukan sampah.
“Kami, personel Satgas, dibantu oleh warga melakukan gotong-royong membersihkan mata air tersebut. Selain itu, kami juga menemukan beberapa saluran air yang bocor. Dengan kerja sama bersama warga, kami berhasil menyelesaikannya, dan saat ini air telah kembali mengalir,” ungkap Kapten Dicky.
Di sisi lain, Yance Wali (53), seorang Tokoh Masyarakat di Kampung Ubrub, sangat berterima kasih atas upaya yang telah dilakukan oleh Satgas Yonif 310/KK.
“Saya turut serta dalam kegiatan ini dan bersyukur karena sekarang warga tidak lagi kesulitan mendapatkan pasokan air bersih,” tambahnya.