Usaha Penyegaran Di Pemkot Cimahi, 13 Pejabat Pratama Dirotasi

Cimahi, Prabunews.com – Sebanyak 13 orang pejabat tinggi pratama di lingkungan Pemerintah Kota (Pemkot) Cimahi dirotasi, sekaligus dilantik dan diambil sumpahnya. Pelantikan dilakukan langsung WaliKota Cimahi, Ajay M. Priatna di Lapangan Apel Pemkot Cimahi Jln. Demang Hardjakusumah, Jumat 18 September 2020.

Dari 13 pejabat yang dilantik ini, 12 orang pejabat hasil rotasi, dan 1 pejabat lainnya merupakan pindahan dari daerah lain.

Mereka adalah, Maria Fitriana dari Staf Ahli Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat pada Setda Kota Cimahi menjadi Asisten I Bidang Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat pada Setda Kota Cimahi, Achmad Nuryana dari Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) menjadi Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan pada Setda Kota Cimahi.

Totong Solehudin dari Kepala Satuan Polisi Pamong Praja dan Pemadam Kebakaran (Satpol PP dan Damkar) menjadi Sekretaris pada Sekretariat DPRD Kota Cimahi. Adet Chandra Purnama dari Kepala Dinas Perdagangan Koperasi UMKM dan Perindustrian (Disdagkoperin) menjadi Kepala Satpol PP dan Damkar.

Herry Zainy dari Kepala Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) menjadi Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Daerah (BKPSDMD), Ahmad Saefulloh dari Kepala (BKPSDMD) menjadi Kepala Badan Pengelola Pendapatan Daerah (Bappenda).

Harjono dari Kepala Dinas Komunikasi Informatika Kearsipan dan Perpustakaan (Diskominfoarpus) menjadi Kepala Dinas Pendidikan (Disdik), Yanuar Taufik dari Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) menjadi Kepala (Disnaker), Mochammad Ronny dari Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) menjadi Kepala Diskominfoarpus).

Dadan Darmawan dari Kepala Bappenda menjadi Kepala Dinas Perdagangan Koperasi UMKM dan Perindustrian, Hendra Gunawan dari Kepala Disdik menjadi Kepala Dishub, Tedi Setiadi dari Sekretaris pada Sekretariat DPRD menjadi Staf Ahil Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, Ganis Komarianto menjabat Staf Ahli Bidang Ekonomi dan Pembangunan (pindahan dari daerah lain).

Ditemui usai pelantikan, Ajay berpendapat jika rotasi para pejabat esselon II di lingkungan Pemkot Cimahi ini berkaitan dengan kinerja yang tidak sesuai target. Menurutnya, kebijakan ini hanya sebatas penyegaran saja.

“Kan udah pada lama, penyegaran, nggak ada yang lain,” katanya

Diakui Ajay, dalam kebijakan rotasi ini mungkin saja ada yang tidak berkenan dengan posisi barunya. Namun ia menekankan bahwa seorang Pegawai Negeri Sipil (PNS) ini harus mengedepankan profesionalisme.

“Kalau mau suka kudu (harus) jadi pengusaha. Kalau PNS kan harus profesional dimanapun ditempatkan,” tegasnya.

Ajay menegaskan, semua pejabat di lingkungan Pemkot Cimahi harus memiliki target kinerja. “Karena kalau kerja nggak ada target apa yang mau dicapai,” ujarnya.

Dirinya berharap para pejabat yang dilantik kali ini sesuai dengan harapan masyarakat dan memiliki kinerja lebih baik. Apalagi, Ajay mengklaim proses pemilihan pejabat di lingkungan Pemkot Cimahi tanpa mahar.

“Di Kota Cimahi tidak harus berbayar apa-apa menjadi apapun. Berbayarnya hanya berkinerja baik,” ucapnya.

(Dadan Sambas)

Scroll to Top