Di sisi lain, birokrasi pemerintahan dituntut mampu mengatasi berbagai persoalan publik, mulai dari masalah sampah dan banjir, kemacetan lalu lintas, ketertiban masyarakat, dan persoalan lain yang bisa mengurangi kualitas kehidupan warga.
“Birokrat harus peka, harus proaktif dan antisipatif sehingga tidak bersifat reaktif negatif saat terjadi masalah. Jangan alergi terhadap kritikan dan saran yang muncul dari berbagai pihak,” pesan Yana.
Baca juga : Gubernur Jabar Launching West Java Calender Of Event 2020
“Pejabat yang dibutuhkan saat ini adalah mereka uang mampu mengerahkan segala sumber daya untuk mencegah terjadinya sesuatu yang tidak diinginkan dan bahkan harus mampu mengubah keadaan menjadi lebih baik,” imbuhnya.
Yana juga meminta agar semua instansi selalu melakukan pembaharuan dalam setiap pelayanan. Data-data terpadu sebagai basis acuan pelaksanaan program juga penting dipastikan keaktualannya. Termasuk juga selalu responsif terhadap isu terkini.
“Saat ini, misalnya, sedang marak tentang penyebaran virus Corona. Saya berpesan kepada dinas terkait untuk bersinergi mengambil langkah antisipatif sehingga masyakarat tidak perlu risau menghadapinya,” ucap Yana.
(AA)