Prabunews.com – Wali Kota Bandung Yana Mulyana meninjau langsung lokasi peristiwa bom bunuh diri yang terjadi di Polsek Astana Anyar, Bandung, Jawa Barat pada Rabu (7/12) pagi.
Ia turut menyesali kejadian yang menggegerkan warga Bandung itu.
“Saya sangat mengutuk keras kejadian ini. Kejadian ini tentu tidak dibenarkan oleh hukum atau agama apapun alasannya,” ungkap Yana.
Ia pun meminta masyarakat untuk tetap tenang menghadapi peristiwa ini.
“Masyarakat tidak usah resah dan takut karena keresahan itu yang diharapkan pelaku. Kita sama-sama jaga Kota Bandung untuk tetap kondusif,” ujarnya.
Lebih lanjut, Yana juga mengimbau masyarakat untuk tidak menyebarkan gambar serta berita hoaks yang berseliweran.
“Kami imbau masyarakat untuk tidak menyebarkan foto atau berita hoaks karena nanti seluruh info akan di-update oleh Kapolda setelah olah TKP selesai,” tegasnya.
Ia turut mengimbau agar aparat kewilayahan terus berkoordinasi dengan Forkopimcam dan instansi terkait lainnya.
“Aparat kewilayahan terus berkoordinasi dengan Forkopimcam di wilayah masing-masing. Kita harus terus menjaga agar pelayanan publik di Kota Bandung tidak terganggu,” cetusnya.
Akibat ledakan tersebut, 11 orang menjadi korban, yakni 10 anggota Polri dan seorang warga yang sedang melintas depan Polsek.
Adapun dua korban tewas yakni seorang anggota polri Aiptu Sofyan dan pelaku yang tewas di tempat kejadian.