Kades Wanasuka Angkat Bicara terkait Isu Penyalahgunaan Jabatan

Kab.Bandung, Prabunews.com – Peran dan fungsi media sebagai penghubung salah satunya pada ranah birokrasi antara pemerintah dan masyarakat, dituntut untuk memberikan sajian informasi yang berimbang. Kendati demikian, klarifikasi dan konfirmasi menjadi kunci independensi pers sebagai pilar keempat negara.

Sikap “premanisme oknum wartawan” menjadi penyakit dan merubah citra jurnalistik itu sendiri. Pers seakan menjadi musuh besar bagi banyak pihak atas ulah para oknum. Hingga status wartawan dianggap ancaman karena melenceng dari tupoksi seharusnya.

Menanggapi pemberitaan yang dianggap sepihak yang muncul di media online Blcn dan mpn Kades wanasuka , Kecamatan pangalengan Kabupaten Bandung, Jawa Barat, Maman” angkat bicara karena dituding menyalahgunakan jabatannya.

Muncul berupa rilisan pemberitaan kepada kades hingga link berita yang diterbitkan Blcn dan mpn . Sampai pada akhirnya Kades menghubungi oknum tersebut untuk melakukan konfirmasi tatap muka, namun tak pernah ditanggapi oknum tersebut.

Dalam pemberitaan tersebut menuding maman menyalahi pengunaan anggaran dan mencantumkan informasi didapat dari tokoh masyarakat” Serta menuding menyuruh orang mengeruduk rumah wartawan

Hal ini tidak di benarkan oleh maman pemberitan tersebut sangat merugikan serta menyudutkan nama baik

Maman”mengeluhkan pemberitaan tersebut ditulis secara sepihak tanpa melakukan klarifikasi dan penelusuran data lebih luas.

Padahal penerapan anggaran sudah sesuai dengan pengajuan pengeluaran anggaran, serta sudah di monitor oleh pihak kecamatan dan tidak ada masalah, sangat disayangkan atas tuduhan menyuruh tokoh dan para RW untuk mendatangi rumah wartawan tersebut’ menurut maman” itu atas kehendak tokoh beserta para RW ucap maman

Hal serupa dikatakan ahyar selaku tokoh masyarakat “pemberitaan yang di muat tidaklah sesuai dengan kenyataan dan bisa merusak citra desa wanasuka beserta warga umumnya

menyinggung kedatangan kami kepada wartawan tersebut bukan menggeruduk”dikarenakan oknum wartawan tersebut tidak mau datang ketika di undang datang nah makanya kami datang kerumahnya untuk menanyakan knapa berita muncul tanpa adanya konfirmasi terlebih dahulu ucap”ahyar

Hal senada dikatakan amin selaku ketua RW mewakili para rw yang ada di wilayah desa wanasuka, Betul-betul sangat menyayangkan mengenai pemberitaan yang tidak sesuai fakta padahal saat ini semenjak di pimpin kepala desa yang baru ada perubahan dan bisa dirasakan warga maka kami berharap kepada insan pers dalam menulis pemberitaan harus sesuai fakta dan berimbang jangan sampai menjadi opini yang bisa merugikan orang lain ‘ menyinggung keluhan warga amin” mengatakan belum pernah saya selaku ketua RW kedatangan warga yang mengeluh

Maman” merasa Media Blcn serta Mpn telah mencemarkan nama baiknya karena dirasa tidak sesuai dan merugikan dirinya,

Maman” berharap kepada seluruh insan pers di Indonesia agar menjaga independensi dan tetap objektif dalam menanggapi informasi dengan mengedepankan konfirmasi dan klarifikasi supaya informasi yang disajikan berimbang. Ujarnya.

(us)

Scroll to Top