Prabunews.com – Gempa bumi berkekuatan 4,2 magnitudo baru saja terjadi di Pangandaran, Rabu (2/2)
Gempa tersebut terjadi pada pukul 10.23 WIB dan berpusat di Pangandaran, laut 82 km Barat Daya Kabupaten Pangandaran. BMKG menyebutkan bahwa gempa terkini Pangandaran terjadi pada kedalaman 18 km.
Selain di Pangandaran, Badan Meteorologi Kliatologi dan Geofisika (BMKG) menyebutkan gempa tersebut terasa di Ciamis, Tasikmalaya dan kabupaten Tasikmalaya.
Dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenerternya, gempa bumi yang terjadi merupakan jenis gempa bumi dangkal akibat aktivitas Subduksi lempeng Indo-Australia menunjam kebawah Lempeng Eurasia.
Adapun dampak yang terjadi tidak begitu parah, menurut informasi warga getaran terasa nyata di dalam rumah serta benda-benda yang tergantung ikut bergoyang.
Namun, hingga saat ini belum ada laporan mengenai kerusakan bangunan sebagai dampak gempa bumi tersebut.
Menurut BMKG gempa bumi 4.2 M itu tidak menunjukan potensi tsunami, hanya saja warga diharapkan waspada akan terjadinya gempa susulan.
BMKG pun menghimbau agar masyarakat tetap tenang, sebisa mungkin menghindari bangunan rusak dan segera pergi ke tanah lapang.