Prabunews.com – Ribuan tenaga kesehatan honorer dari berbagai kota dan kabupaten melakukan aksi damai di depan Gedung Sate, Kota Bandung pada Jumat (5/8). Mereka melakukan long march dari Pusdai menuju Gedung Sate.
Para nakes, mulai dari Rumah Sakit hingga Puskesmas dengan memakai seragam putihnya itu berdatangan dan mulai memenuhi Kawasan Gasibu sejak pagi.
Berbagai spanduk serta plakat dengan tulisan “ANGKAT HONOTER FASYANKES JADI ASN #ASNHARGAMATI” dibawa para nakes, juga ditempel di pagar pembatas jalan.
Mereka melakukan aksi damai tersebut untuk meminta pemerintah agar mengangkat mereka segera menjadi ASN atau pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK).
Mereka mendesak pemerintah melakukan hal tersebut mengingat tenaga honorer akan dihapus mulai tahun 2023.
Mereka menuntut hak mereka sebagai tenaga kesehatan yang menjadi garda terdepan, terlebih selama Pandemi Covid-19 yang masih berlangsung.
Adapun kebijakan tersebut tertuang dalam Peraruran Pemerintah (PP) No. 49 Tahun 2018 tentang Manajemen Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja.
Menurut informasi, hingga saat ini merek belum mendapat respons atau jawaban pasti pemerintah atas aksi damai para nakes ini.
Namun tuntutan selanjutnya akan disampaikan kepada DPRD dengan mendatangkan lebih banyak nakes lainnya untuk mengawal tuntutan hak mereka.