Prabunews.com – Tentara Rakyar China (PLA) dilaporkan telah mengeluarkan satu gugus tempur lengkap dengan kapal induk, termasuk kapal selam bertenaga nuklir ke tempat latihan militer diperairan Taiwan. Mereka melakukan perang gabungan udara dan laut itu di dekat Taiwan sejak Selasa (2/8) malam.
Peneliti senior Akademi Riset Angkatan Laut PLA, Zhang Junshe mengatakan latihan semacam itu akan membentuk sistem tempur multidimensi maritim.
“Biasanya, kapal selam bertenaga nuklir akan menemani kelompok kapal induk dalam misinya,” katanya kepada media pemerintah Global Times, Jumat (5/8).
PLA mengoperasikan dua kapal induk China, Liaoning dan Shandong saat latihan perang. Namun, tidak disebutkan operator mana yang diterjunkan dalam misi latihan pencegahan kapal induk musuh tersebut.
Langkah itu China lakukan seiring dengan memanasnya situasi di Selat Taiwan terkait dengan kunjungan Ketua DPR Amerika Serikat (AS) Nancy Pelosi.
Sebelumnya, China melakukan latihan militer dengan menembakan rudal konvensional di perairan lepas pantai timur Taiwan sebagai bentuk ‘kemarahan’ atas kunjungan Ketua DPR AS, Nancy Pelosi. Jet-jet tempur China pun beterbangan di atas Selat Taiwan, sebelum kedatangan Pelosi.
China sebelumnya juga sudah memperingatkan, termasuk dengan berkomunikasi antara Presiden Xi Jinping dan Presiden Joe Biden mengenai kunjungan Pelosi sejak pekan lalu.
China menganggap kunjungan Pelosi dianggap benar-benar merusak perdamaian dan stabilitas di Selat Taiwan. Kunjungan tersebut dinilai membawa dampak besar bagi landasan politik dalam hubungan China-AS, sekaligus benar-benar melanggar kedaulatan dan integritas teritorial negaranya.