Prabunews.com – Windows 7 Professional dan Enterprise serta Windows 8.1 tidak lagi diberikan pembaruan per Selasa (10/1) hari ini. Untuk itu pengguna ketiga system operasi tersebut lebih baik untuk segera memperbarui perangkatnya.
“Sebagian besar perangkat Windows 7 tidak akan memenuhi persyaratan perangkat keras untuk upgrade ke Windows 11, sebagai alternatif, PC Windows 7 yang kompatibel dapat ditingkatkan ke Windows 10 dengan membeli dan menginstal perangkat lunak versi lengkap,”demikian keterangan Microsoft.
Microsoft juga meminta para pengguna untuk segera upgrade ke Windows 11. Sebab, Windows 10 juga akan dihentikan dua tahun lagi.
“Sebelum berinvestasi dalam pemutakhiran Windows 10, harap pertimbangkan bahwa Windows 10 akan mencapai akhir masa dukungannya pada 14 Oktober 2025,” lanjut perusahaan.
Pengguna harus memperbarui Windows mereka lantaran “Komputer sekarang secara substansial lebih cepat, kuat, dan tipis serta langsung memiliki Windows 11 di dalamnya,”
Di samping itu, Microsoft ingin sistem operasi yang ada ini kompatibel dengan produk Microsoft 365 yakni pengganti Microsoft Office.
Apabila menggunakan produk tersebut pada sistem operasi yang lebih tua atau tak mendukung “bisa berefek kepada performa dan menimbulkan masalah,”
Microsoft sendiri meluncurkan sistem operasi Windows 7 pada Oktober 2009. Kemudian pada Januari 2015, sistem tersebut dinyatakan tak lagi didukung.
Namun sampai 14 Januari 2020, OS tersebut mendapat perpanjangan dukungan. Program Extended Security Update (ESU) merupakan pilihan terakhir bagi penggunaa yang masih perlu memakai produk Microsoft lama usai masa dukungan berakhir pada sistem Windows 7.
Sementara Windows 8.1, yang diluncurkan pada November 2013, juga tidak lagi mendapat dukungan keamanan Microsoft pada waktu yang sama.
Menurut Statcounter GlobalStats, Windows 7 saat ini masih dipakai di lebih dari 11 persen dari semua sistem Windows di seluruh dunia.
Sementara, Windows 8.1 masih digunakan oleh sekitar 2,59 persen pelanggan Microsoft.