Puluhan Brimob Buat Gaduh Area Sidang Kanjuruhan, Soraki hingga Teriaki Jaksa

Prabunews.com – Puluhan anggota Brimob membuat gaduh dengan berteriak dan bersorak di depan ruang sidang Tragedi Kanjuruhan di Pengadilan Negeri (PN) Surabaya pada Selasa (14/2) kemarin.

Tindakan sejumlah anggota brimob itu juga sempat ditegur oleh petugas keamanan pengadilan, namun teriakan masih terjadi.

Sejak siang kemarin, puluhan anggota brimob berseragam hitam sudah memadati sekitaran lorong penghubung ruang sidang menuju ruang jaksa dan ruang tunggu PN Surabaya.

Pengunjung yang datang pun tidak bisa lewat lantaran mereka membuat barisan dan saling berhimpitan.

Kemudian saat sidang akan dimulai lagi usai di skors karena Salat Asar, puluhan anggota brimob itu mulai berteriak terus menerus.

“Brigade, brigade, brigade, brigade!,” teriak puluhan Brimob itu secara berulang-ulang.

Dalam sebuah video yang beredar, mereka bahkan meneriaki Jaksa Penuntut Umum (JPU) dan beberapa pengacara terdakwa yang akan masuk kembali ke ruang siding.

Salah seorang anggota Brimob bahkan sengaja membentuk tangannya membulat serupa corong, agar teriakkannya terdengar lebih keras.

Puluhan brimob itu juga bersorak ketika tiga terdakwa Tragedi Kanjuruhan kembali dibawa masuk ke Ruang Cakra oleh petugas.

Adapun para terdakwa di antaranya mantan Danki 1 Brimob Polda Jatim AKP Hasdarmawan, mantan Kabag Ops Polres Malang Kompol Wahyu Setyo Pranoto dan mantan Kasat Samapta Polres Malang AKP Bambang Sidik Achmadi.

Salah seorang JPU Rahmat Hary Basuki lalu memprotes teriakan Brimob ini, ke pengacara terdakwa.

“Saya laporkan. Ini sudah enggak kondusif,” kata Hary ke pengacara.

Melihat keributan yang terjadi, pihak petugas keamanan di PN Surabaya pun menegur Brimob yang teriak- teriak itu.

“Tolong jangan teriak-teriak sidangnya bukan sidang ini (Kanjuruhan) aja, ada sidang yang lain,” kata salah satu sekuriti.

Namun puluhan Brimob itu masih saja tak menghargai peringatan petugas. Mereka justru kembali berteriak beberapa kali.

“Brigade, brigade, brigade!,” teriak mereka.

Pihak sekuriti kemudian meminta pimpinan atau komandan Brimob itu untuk menertibkan pasukannya. Mereka pun bergeser, dan tidak lagi memadati area depan ruang sidang.

Scroll to Top