Ahmad Saefudin Pemilik Rubicon Rafael Ternyata Office Boy, Tinggal di Gang Sempit

Prabunews.com – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) telah mengungkap hasil penelusuran pemilik awal mobil premium Jeep Rubicon yang dipamerkan anak mantan pejabat Direktorat Jenderal Pajak (DJP), Mario Dandy Satriyo.

Terungkap identitas pemilik Rubicon bernama Ahmad Saefudin. Nama itu pun masih tercantum di dalam Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK) dan Buku Pemilik Kendaraan Bermotor (BPKB) Rubicon.

Direktur Pencegahan dan Monitoring KPK, Pahala Nainggolan mengatakan, dari pengakuan Rafael sejauh ini diketahui mobil Rubicon dibeli ayahnya dari seseorang, yakni Ahmad Saefudin lalu dijual lagi ke kakaknya.

KPK juga mengungkap keadaan pemilik awal mobil mewah itu. Ahmad Saefudin ternyata beralamat di sebuah gang sempit di Mampang Prapatan, Jakarta Selatan.

Saefudin sempat tinggal di Gang Jati, Mampang Prapatan RT 1 RW 1 Jakarta Selatan. Ketua RT setempat mengatakan bahwa Saefudin sudah pindah sejak 2016 silam.

Menurut Pahala, agak mustahil untuk disebut memiliki Rubicon bernilai miliaran rupiah bila melihat lokasi tempat tinggal Saefudin di dalam gang itu.

“Menindaklanjuti karena dia bilang yang kita lihat (surat dokumen kendaraan) nama Ahmad Saefudin apa AS ya itu. Kita lihat di lapangan, gang dan orangnya tidak ada lagi di situ,” kata Pahala di Gedung KPK, Jakarta, Kamis (2/3).

“Waktu klarifikasi kemarin kita tanyakan karena kita sudah ke lapangan duluan. Dia (Rafael) bilang ‘oh iya pak saya beli dari AS’,” lanjutnya.

Office Boy

Ketua RT setempat, Kamso Badrudin mengatakan bahwa selama tinggal di lingkungannya Saefudin dikenal hanya bekerja sebagai office boy. Ahmad juga sering sambilan dagang kopi.

“Dia pekerjaannya hanya pedagang kopi dan office boy. Orangnya sederhana sekali. itulah kenapa keluarganya ditaruh di kampung karena secara ekonomi dia belum mapan. Dia ngontrak aja sepetak. Dia berjuang sendiri di Jakarta ini,” jelasnya, mengutip CNN Indonesia.

Menurut penuturan Kamso, Ahmad juga menggunakan motor keluaran lama untuk menunjang aktivitas sehari-hari. Jadi, sulit dipercaya Saefudin memiliki mobil Rubicon dengan nilai miliaran rupiah.

Terlebih, mantan warganya itu bermukim di gang yang begitu sempit sehingga tidak memungkinkan satu unit mobil melintas di gang tersebut.

“Kontrakannya di belakang rumah saya, memang gangnya sangat sempit sekali makanya non sense sekali untuk memiliki satu unit Rubicon yang harganya miliaran, sedangkan dia sendiri hanya punya sepeda motor, itu aja sepeda motor yang lama bukan yang baru,” ujar Kamso.

“Enggak pernah lihat Rubicon, enggak pernah. Enggak mungkin, gang lebarnya cuma dua meter itu aja kanan kiri udah saluran air,” tambahnya.

Scroll to Top