Prabunews.com – Belakangan ini, piercing atau tindik menjadi sebuah trend dikalangan anak muda.
Jika anda termasuk kedalam orang-orang yang mempunyai keinginan untuk menindik salah satu bagian tubuh anda, maka anda wajib mencari tahu dan memahami tindik, terutama mengenai metode yang digunakan agar terhindar dari hal-hal yang tidak diinginkan
Salah satu metode tindik yang populer yaitu dengan menggunakan piercing gun atau alat tindik tembak. Kebanyakan orang mungkin akan berfikir bahwa tindik tembak merupakan metode yang efektif, karena dirasa murah dan cepat.
Namun, tahukah anda, piercing gun yang dianggap efektif tersebut ternyata lebih berpotensi menimbulkan infeksi serta masalah lain di area yang menjadi tempat tindik.
Cara kerja piercing gun sendiri yaitu dengan memaksa ujung perhiasan yang tumpul masuk menembus paksa jaringan tubuh, sehingga jaringan tubuh tersebut akan robek dan mempersulit proses penyembuhan luka tindik.
Beberapa perhiasan yang digunakan dalam penindikan juga tidak ideal untuk penyembuhan dan dapat menimbulkan iritasi yang menyebabkan infeksi bila terkena cairan yang dihasilkan dari penindikan.
Selain itu, penggunaan piercing gun juga beresiko menularkan penyakit karena penggunaanya yang reusable. Walaupun alat tersebut sudah di sterilisasi menggunakan alkohol atau disinsfektan lain, namun tetap saja kebersihannya tidak maksimal karena sebagian besar piercing gun mengandung plastik yang dapat meleleh, sehingga tidak bisa diproses di autoclave (mesin sterilisasi dengan menggunakan panas dan tekanan).
Lalu apakah yang lebih aman?
Penggunaan tindik tembak bukanlah satu-satunya metode, bahkan kebanyakan piercer professional telah meninggalkan metode tersebut dan beralih menggunakan jarum tindik sekali pakai. Penggunaan jarum tindik jauh lebih baik karena lebih bersih, akurat, dan tidak terlalu menyakitkan dibandingkan piercing gun.