Ciamis, Prabunews.com – Susunan batu Bukit Rompe di Blok Rompe Desa Cikupa, Kec. Lumbung, Kabupaten Ciamis, dipastikan bukan kompleks percandian tinggalan kerajaan Galuh. Bukit tersebut merupakan hasil proses alami geologis rekahan batuna vulkanik,hasil erosi serta lapukan material mineral batuan.
Hal itu ditegaskan Kepala Seksi Cagar Budaya dan Permuseuman Eddy Sunarto,terkait viral dalam satu bulan terakhir ini,bahwa batu susun Bukit Rompe sebagai Candi tinggalan Kerajaan Galuh.
- Baca juga : JAWA BARAT MASIH KEKURANGAN TENAGA AHLI CAGAR BUDAYA (TACB)
- Dialog Bersama Dengan Tema Makna Dan Esensi Kalender Sunda Dalam Rangka Merespon Nilai – Nilai Budaya Nusantara
“Setelah kami lakukan penelitian, ternyata bukit seperti batu tersusun itu merupakan bukit biasa, yang terbentuk karena proses alami, jadi bukan candi sebagaimana yang dihebohkan,” ujar Eddy, saat melaporkan hasil penelitiannya kepada Kepala UPTD Pengelolaan Kebudayaan Daerah Jawa Barat, Erick Henriana, di Taman Budaya Jawa Barat.