Disebut Mempunyai Banyak Manfaat, Apa itu Donor Darah?

Prabunews.com – Salah satu kegiatan PMI yang paling dikenal masyarakat adalah donor darah. Menyumbangkan sebagian darah untuk kemudian disalurkan kepada yang membutuhkan menjadi suatu sumbangan berarti dalam kehidupan sosial bermasyarakat. Lalu apa itu sebenarnya donor darah?

1. Donor Darah itu apa sih?

Donor Darah atau Pendonor Darah adalah orang yang menyumbangkan darah atau komponennya kepada pasien untuk tujuan penyembuhan penyakit dan pemulihan kesehatan. Jadi diluar dua tujuan itu , namanya bukan donor darah.

2. Apa itu Donor Darah Pengganti (DDP)?

Donor Darah Pengganti (DDP) adalah orang yang biasanya berasal dari keluarga, teman atau siapapun yang ingin mendonorkan darahnya hanya untuk pasien tertentu saja. Artinya, pendonor tahu kepada siapa darahnya akan di berikan. Misalnya saja, pendonor darah yang ikut donor untuk disumbangkan khusus bagi pasien tertentu yang infonya tersebar melalui jejaring.

3. Apa itu Donor Darah Sukarela (DDS)?

Donor Darah Sukarela (DDS) adalah orang yang dengan sukarela mendonorkan darahnya, mereka tidak tahu kepada siapa darahanya diberikan. Donor tipe ini biasanya memiliki prevalensi IMLTD paling rendah, karena tidak ada alasan kuat untuk menutupi semua informasi yang dapat membuat mereka ditolak untuk donor darah.

4. Apa saja syarat untuk bisa donor darah?

– Usia 17-60 tahun

– Berat badan minimal 45kg

-Tekanan darah systole 110-160 mmhg dan diastole 70-100 mmhg

– Kadar hemoglobin 12,5-17.0g/dl

– Denyut nadi teratur dengan frekuensi 60-100x/menit

– Suhu tubuh minimal 26,0-37,5˚C

– Jumlah penyumbangan darah pertahun paling banyak 5 kali dalam setahun dengan jarak 75 hari

– Syarat dan ketentuan berlaku

5. Kapan seseorang tidak bisa Donor Darah?

– Sedang hamil

– Sedang menyusui

– Tekanan darah tinggi/rendah

– Sedang haid

– Penyakit pembekuan darah

– Kencing manis (Diabetes)

– Penyakit infeksi yang ditularkan lewat transfusi darah (Hepatitis, Malaria, Sifilis, HIV, Dll)

– Penyakit hati, ginjal, jantung, dan paru-paru

– Penyakit kulit kronis

– Epilepsi (Ayan)

– Kanker

– Ketergantungan narkoba dan alkohol

– Enam bulan setelah vaksin

6. Apa yang harus disiapkan sebelum Donor Darah?

– Istirahat dan tidur yang cukup minimal 4 jam sebelum mendonorkan darah

– Sarapan/makan 3 jam sebelum donor dan banyak minum air putih

– Tidak mengkonsomsi obat sebelum donor darah selama 8 jam

7. Setelah Donor Darah, apa yang harus dilakukan?

– Setelah donor darah selesai, sebaiknya pendonor beristirahat sejenak. Jangan langsung bangun dari tempat tidur/kursi donor, untuk memberikan kesempatan tubuh menyesuaikan diri.

– Jangan langsung melepaskan plester yang di tempelkan di lengan setelah donor. Jika masih keluar darah dari titik tempat penusukan jarum, tekan kuat dan angkat lengan sampai darah tidak keluar lagi. Kemudian segera ganti plester dengan yang baru.

– Pendonor juga harus menghindari minum alcohol dan hindari merokok minimal satu jam setelah donor.

– Segera makan dan minum secukupnya untuk memulihkan kondisi tubuh.

– Menghindari aktifitas berat kurang lebih 6 jam setelah donor

– Jika perdarahan atau memar dibawah kulit, kompres dingin dalam 24 jam pertama

– Apabila pusing segera berbaring dengan kaki ditinggikan

8. Apa saja sih manfaat donor darah itu?

– Menjaga kesehatan jantung

Tingginya kadar zat besi dalam darah akan membuat seseorang menjadi lebih retan terhadap penyakit jantung. Zat besi yang berlebihan di dalam darah bisa menyebabkan oksidasi kolesterol, produk oksidasi tersebut akan menumpuk pada dinding arteri dan ini sama dengan memperbesar peluang terkena serangan jantung dan stroke. Saat kita rutin memdonorkan darah maka jumlah zat besi dalam darah bisa lebih stabil ini artinya menurunkan resiko penyakit jantung.

– Meningkatkan produksi sel darah merah

Donor darah juga akan membantu tubuh mengurangi jumlah sel darah merah dalam darah. Tak perlu panik dengan berkurangnya sel darah merah, karena sum-sum tulang belakang akan segera mengisi ulang sel darah merah yang telah hilang. Hasilnya, sebagai pendonor kita akan mendapatkan pasokan darah baru setiap kali kita mendonorkan darah. Oleh karena itu, donor darah menjadi baik untuk menstimulasi pembuatan darah baru dalam tubuh.

– Membantu penurunan berat badan

Donor darah adalah salah satu metode diet dan pembuangan kalori yang ampuh, sebab dengan memberikan sekitar 350ml-450ml darah, akan membantu proses pembakaran kalori kira-kira ±650.

– Mendapat kesehatan psikologis

Menyumbang darah merupakan hal yang tak ternilai harganya kepada yang membutuhkan, membuat kita merasakan kepuasan psikologis. Sebuah penelitian menemukan orang usia lanjut yang rutin menjadi pendonor darah tetap berenergi dan bugar.

– Mendeteksi penyakit serius

Setiap kali kita mendonorkan darah kita akan diperiksa dari berbagai macam penyakit seperti HIV, Hepatitis B, Hepatitis C, dan Sifilis. Bagi yang menerima donor darah ini adalah informasi penting untuk mengantisipasi penularan penyakit melalui transfusi darah. Sedangan untuk yang mendonorkan darah ini adalah “rambu peringatan” agar kita lebih Perhatian terhadap kondisi kesehatan kita sendiri.

Nah itu sobat Prabu beberapa manfaat secara umumnya, masih banyak lagi manfaat yang lainnya. Sobat Prabu bisa jadi pendonor terlebih dahulu baru akan rasakan manfaatnya.

9. Berapa lama sih, waktu yang dibutuhkan untuk Donor Darah?

Rata-rata waktu yang dibutuhkan untuk donor darah antara 7-15 menit, tergantung pada berapa banyak darah yang di ambil, kekentalan darah, dan besar kecilnya pembuluh darah.

Adapun total waktu dari saat mulai mendaftar hingga donor darah selesai adalah sekitar 25-30 menit. Tentu saja tergantung banyak orang yang donor darah , serta kapasitas tempat tidur atau kursi donor dan petugas yang tersedia.

10. Berapa banyak (cc) sih darah yang diambil saat Donor Darah?

Ada 3 ukuran kantong darah yang digunakan, yaitu untuk pengambilan darah sebanyak 250cc, 350cc, dan 450cc. Ketentuan berapa banyak(cc) darah donor akan diambil tergantung pada berat badan , yaitu maksimal 10.5cc darah per kg berat badan. Nah untuk di Bekasi sendiri secara umum memakai yang 350cc kantong darah.

11. Mau donor tapi takut sakit. Bagaimana caranya supaya tidak sakit?

Ketika lengan kita ditusuk jarum, tentu akan terasa sedikit sakit. Tapi tentu sakitnya tidak akan lama, karena hanya sakit pada saat ditusuk jarum. Saat darah mengalir ke kantong tidak terasa apa-apa. Namun demikian jika kita ketahui bahwa sekantong darah kita bisa menyelamatkan 1-3 nyawa, tentu sakit sedikit yang dirasakan saat di tusuk jarum tidak akan sebanding dengan kebahagiaan yang kita dapat, karena telah menyelamatkan nyawa orang-orang yang membutuhkan bantuan kita.

12. Apakah jarum untuk donor boleh diganti sama yang lebih kecil?

Tentu tidak bisa. Jarum yang digunakan untuk donor darah sudah standar dengan ukuran 17G. Jika ukuran jarum lebih kecil, aliran darah menjadi lebih lama dan lambat, sehingga menambah wakti pengambilan darah. Apalagi, jika pembulih darah pendonor kecil dan darahnya kental, khawatir darah tidak akan keluar dan mengalir dengan baik.

13. Adapun langkah-langkah untuk donor darah :

1). Pendonor datang ke fasilitas pelayanan kesehatan yang menyelenggarakan pelayanan transfusi darah (Unit Transfusi Darah/UTD PMI Kota atau Kabupaten/Event-event Mobil Unit di lapangan)

2). Pendonor mengambil dan mengisi formulir pendaftaran donor yang berisi tentang pertanyaan riwayat medis(inform consent)dan identitas pendonor serta menandatangani formulir pendaftaran.

3). Menyerahkan formulir kebagian administrasi donor, untuk pengecekan data pendonor.

4). Seleksi donor yang meliputi pemeriksaan berat badan, denyut nadi, suhu tubuh, golongan darah, Hemoglobin(Hb), dan tekanan darah.

5). Proses pengambilan darah beserta sampel darah

6).  Istirahat dan pengambilan konsumsi

7).  Selesai

Bagaimana sobat Prabu, setelah mengetahui semua tentang donor darah, Apakah kalian tertarik? AYO DONOR DARAH BERSAMA, BANTU SESAMA SELAMATKAN JIWA!

Scroll to Top