Bandung, Prabunnews.com – Ditengah-tengah pandemi covid – 19 yang belum sirna, Pemerintah Provinsi Jawa Barat, terus berupaya membangun semangat menumbuhkan sektor pariwisata. Diantaranya melalui West Java Calender of Event 2021, yang berisikan 352 event berskala kabupaten/kota, provinsi, dan nasional, di Jabar sepanjang tahun 2021, dengan menerapkan Protokol kesehatan yang ketat.
West Java Calender of Event 2021 yang bertema Smiling West Java, diresmikan Gubernur Jawa Barat (Jabar) Ridwan Kamil di The Trans Luxury Hotel, Kota Bandung, Rabu 3 Maret 2021.
Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil berharap, dengan adanya ratusan agenda tersebut, sektor pariwisata, kebudayaan dan ekonomi kreatif Jabar bisa pulih setelah terpuruk akibat pandemi COVID-19.
“Mudah-mudahan dengan 352-an event di 2021 dalam pekerjaan pemulihan ekonomi kreatif terus berlangsung, dengan Adaptasi Kebiasaan Baru (AKB) dan protokol kesehatan yang ketat.” kata Kang Emil.
Menurut Kang Emil, pariwisata adalah bisnis kebahagiaan. Semua desa maupun kota di Jabar menyimpan potensi pariwisata yang besar. Hal itu dapat memicu pemulihan ekonomi di Jabar, khususnya bagi pelaku pariwisata dan ekonomi kreatif.
“Hari ini kita optimistis ingin memulihkan ekonomi melalui adaptasi dengan produktivitas di bidang kebudayaan. Kita sudah menyeleksi insyaallah di tahun 2021 ada 352 event dari skala kabupaten, provinsi maupun nasional,” ujarnya.
Menurut Ridwan Kamil, penyelenggaraan bisnis wisata harus memenuhi kriteria 3C, yaitu creative value, commercial value, dan CEO commitment.
“Setiap event yang dibuat harus kreatif sehingga menyajikan sesuatu yang menarik dan indah. Selain itu, gelaran pun harus memiliki nilai komersial sehingga bisa berdampak positif terhadap perekonomian masyarakat sekitar, tidak menyalahi aturan syariat agama supaya negeri tetap ada dalam keberkahan, libatkan semua industri kreatif di sekitar supaya berdampak ekonomi,” ujar Ridwan Kamil
Sementara Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Jawa Barat Dedi Taufik mengatakan West Java Calender of Event 2021 (WHCoE 2021) berisikan event yang diusulkan dari 27 kabupaten/kota se-Jawa Barat. Dari 342 agenda kegiatan seni budaya pariwisata di berbagai daerah dikurasi menjadi 10 smiling event dan 50 lainnya yang terdiri dari 8 even ekspedisi, 7 karnaval, 5 kuliner, 18 pagelaran, 6 rekreasi, dan 6 upacara adat.
“Even-even tersebut digelar secara hybrid dengan menerapkan protokol kesehatan sesuai aturan yang berlaku. Event – event yang akan digelar di antaranya Jelajah Kopi di Kabupaten Bandung pada bulan Maret, Lebaran Betawi di Kota Bekasi (April), Majalengka Usik di Kabupaten Majalengka (Juli), Bandung Air Show di Kota Bandung (Agustus), Festival Angklung Internasional + tour de Linggarjati di Kabupaten Kuningan (September), Jagakali Art Festival Indonesia di Kota Cirebon (September), dan Festival Nampaling di Kabupaten Pangandaran (September),” jelas Dedi Taufik
Dedi Taufik berharap, rangkaian acara WHCoE 2021 bisa mendatangkan 30 juta wisatawan lokal dan 30 ribu wisatawan mancanegara. “Meski dalam masa pandemi Covid-19 kita harus tetap optimis,” ujarnya
Pada kesempatan itu diluncurkan juga theme song branding ‘Smiling West Java’ yang dibuat dan diaransemen Dwiki Darmawan. “Ini akan menjadi theme song pertama yang mencitrakan pariwisata, seni, dan budaya Provinsi Jawa Barat,” pungkas Dedi Taufik
Dalam acara peluncuran tersebut, Pemerintah Daerah (Pemda) Provinsi Jabar menjalin kerja sama dengan Perum Perhutani terkait pengelolaan dan penggunaan hutan lindung dan hutan produksi di Jabar. Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Jabar menjalin kerja sama dengan PT Shopee International Indonesia terkait pengembangan ekonomi kreatif di Jabar.
(Mz)