HP2B dan PD Pasar Kt Bandung berupaya menangkal penyebaran Virus Corona di Pasar Baru Bandung

Bandung, Prabunews.com – Sebagai sebuah bentuk kepedulian dan perhatian serius dalam menghadapi dampak resiko penyebaran virus Covid-19 serta sebagai sebuah tanggung jawab dalam terus menjaga regulasi ekonomi berbasis pasar rakyat.

Tadi pagi (17/3) dilakukan pertemuan antara Kepala Pasar Baru Bandung dan Ketua HP2B serta tim masing – masing. Hal ini dilakukan sebagai sebuah upaya nyata akan hadirnya keberpihakan kepada para pedagang pasar terutama yang terkait langkah – langkah preventif atau pencegahan terhadap Virus Corona (Covid-19).

Hal ini tentunya merujuk kepada Surat Edaran Walikota Bandung No.443/SE.030-Dinkes.

Adapun sampai saat ini pihak pengelola sudah melakukan beberapa langkah yang telah dan akan dilaksanakan, seperti yang dituturkan Yusuf Kepala Pasar Baru, sudah kami lakukan beberapa upaya diantaranya gerakan sosialisasi dari hari sabtu 14 Maret 2020 dan menyediakan hand sanitizer di area tertentu, dan rencananya hari Rabu tgl 18 Maret 2020 akan dilakukan penyemprotan di seluruh area.

Baca juga : Jumpa Pers Oded Umumkan Tanggap Darurat Penyebaran Virus Corona

Iwan Suhemawan, Ketua HP2B menyampaikan, pihak sangat mengapresiasi langkah yang sudah dilakukan dan yang akan dilaksanakan.

Selanjutnya akan membuat surat himbauan ke setiap pedagang di tokonya menjaga area kerja dan fasilitas kerja tetap bersih dan higienis (menggunakan disinfektan).

Selain itu sebisa mungkin disediakan hand sanitizer di tokonya dan menghadirkan informasi sosialisasi membudayakan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat.

Pada kesempatan itu juga pihak HP2B meminta kepada pengelola pasar melakukan perscom mengundang wartawan terkait langkah-langkah pencegahan dan kewaspadaan terhadap Virus Corona (Covid-19) ini.

Kita tentunya sangat berharap bahwa dengan adanya pelayanan berbasis standar keamanan dan kenyamanan pembeli dan penjual, permasalahan yang berhubungan dengan pendemi virus Covid-19 semoga tidak lantas membuat roda ekonomi turut terjun bebas terutama para pedagang mengingat semua masyarakat pengunjung Pasar Baru dan pedagang sangat tergantung kepada stabilitas psikologi sosial terutama rasa aman dan nyaman, ungkap Kang Iwan.

(Kang Amat)

Scroll to Top