Prabunews.com – Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Zainudin Amali mengatakan, Indonesia akan memperoleh banyak keuntungan saat menjadi tuan rumah Piala Dunia U-20 2023
Banyak negara yang berkeinginan untuk menjadi tuan rumah piala dunia baik yang di level senior maupun junior, namun sejauh ini Indonesia yang masih menjadi kandidat terkuat untuk melangsungkan Piala Dunia U-20 2023.
Menurut Zainudin, Indonesia tidak lolos begitu saja, melainkan melalui bidding menyisihkan beberapa negara, penyisihan terakhir yakni dari salah satu negara Amerika Latin yang memiliki tradisi sepakbola yang bagus dan beberapa gabungan negara Arab
Namun akhirnya, FIFA memutuskan bahwa Indonesia yang akan menjadi tuan rumah. Kesempatan ini tentu sangat penting, karena akan menjadi suatu kehormatan tersendiri. Sebab, Indonesia bisa menjadi tuan rumah pergelaran turnamen terbesar di sepak bola itu.
Zainudin menilah, pencapaian tersebut akan mendatangkan banyak keuntungan untuk Indonesia. Pertama, pembinaan sepakbola usia dini akan semakin semarak lagi. Sebab, pembinaan bergairah karena ada yang dituju yaitu Piala Dunia U-20.
Yang paling menguntungkannya, Indonesia sudah pasti lolos menjadi peserta, sebab ketika menjadi tuan rumah calon peserta tidak harus bertanding di kualifikasi.
Adapun yang ketiga yaitu menjadi alat promosi yang ampuh untuk mengenalkan Indonesia sebagai negara besar yang penuh keanekaragaman sumberdaya.
Zainudin pun menerangkan bahwa Indonesia adalah negara dengan penggemar sepak bola yang cukup banyak. Dari data survei, sekitar 70-75 persen penduduk Indonesia menyukai sepak bola. Sehingga saat kejuaraan dunia masyarakat bisa menonton langsung
“Selama ini turnamen tersebut diselenggarakan di Amerika, Eropa, dan negara-negara lain tidak bisa menonton langsung. Maka sekarang, semua bisa langsung datang ke lapangan. Mudah-mudahan pada 2023, pandemi Covid-19 sudah turun sehingga penonton bisa menyaksikan langsung,” ucapnya.
Keuntungan berikutnya, yakni daerah-daerah yang ditunjuk sebagai tuan rumah penyelenggara laga Piala Dunia U-20 2023, seperti Jakarta, Solo, Bandung, Palembang, Surabaya, dan Bali akan bersemarak dan akan menjadi pengalaman berharga bagi daerah tersebut
Terakhir, Menpora juga meyakini bahwa FIFA akan menerapkan standar yang baik. Apalagi jika melihat infrastruktur yang negara miliki sudah siap semua sejak rencana awal pada 2021. Kualitas pertandingan juga akan tinggi, termasuk adanya teknologi VAR yang semakin mendongkrak kualitas.
Terpenting masyarakat Indonesia dan pemerintah pusat serta daerah harus mempersiapkan diri menjadi tuan rumah yang baik, sehingga Indonesia bisa sukses menjadi penyelenggara. Juga harapannya, timnas Indonesia bisa mampu menunjukkan prestasi.