Keasikan Susur Gua: Panduan Untuk Pemula

Prabunews.com – Ada banyak kegiatan adventure seru yang dapat anda coba untuk mengisi kekosongan akhir pekan. Seperti jalan-jalan untuk mencicipi masakan tradisional, diving, mendaki gunung, atau bahkan aktivitas yang membuat jantung anda berdebar seperti terjun payung, ziplining, atau persailing.  Namun ada satu kegitan adventure yang sering terlupakan, yaitu kegiatan caving/susur gua. Tak hanya mendebarkan, gua juga mempunyai sisi indahnya tersendiri loh!

Seperti aktivitas adventure lainnya, gua terkadang berbahaya dan cukup beresiko, oleh karena itu anda harus benar-benar memperhatikan prosedur keamanannya.

Teruntuk anda yang tertarik mencoba caving untuk pertama kalinya, panduan kemanan berikut wajib anda simak untuk menjamin eksplorasi yang menyenangkan dan aman. 

  • Pemilihan Gua

Saat berencana untuk melakukan caving, sebaiknya sebagai pemula pilihan jenis gua yang umum dan sudah lumrah dikunjungi, seperti jenis Gua Karst karena memiliki lorong lorong yang luas sehingga mudah untuk dinavigasi.

  • Kenakan Pakaian Yang Tepat

Caving adalah kegiatan yang melibatkan berjalan, memanjat bahkan rappeling. Kebanyakan gua juga dingin, berangin dan seringkali basah. Jadi sebaiknya kenakanlah pakaian yang tahan air. Biasanya, anda disarankan untuk mengenakan celana dan kemeja lengan panjang atau pakaian khusus yang dibuat untuk kondisi basah. Hindari mengenakan celana pendek atau jenis pakaian apa pun yang terlalu banyak mengekspos kulit agar tidak tergores batu bergerigi. Untuk alas kaki, kenakan sepatu tertutup yang tidak licin. Perlu  diingat bahwa gua biasanya berlumpur dan berbatu, jadi berpakaianlah dengan tepat.

  • Pakailah Helm

Benda satu ini sangatlah penting dan wajib karena untuk melindungi kepala anda dari bebatuan dan stalaktit. Tentu saja anda tidak mau pulang dengan keadaan kepala yang benjol karena batu yang jatuh atau terbentur stalaktit yang menggantung

  • Headlamp/Senter

Definisinya, gua adalah sebuah lubang alami di tanah yang cukup besar dan dalam yang otomatis cahaya matahari tidak dapat menembus kedalam, jadi anda wajib membawa senter atau headlamp (jika ingin lebih praktis) dan pastikan anda membawa baterai cadangan atau baterai sudah ter-charge penuh jika menggunakan senter charger.

  • Bawalah Kotak P3K

Terkadang, kecelakaan terjadi meski anda sudah berusaha berhati-hati. Maka dari itu, bawalah kotak P3K, yang cukup kecil  agar lebih mudah dibawa.

  • Jangan Ke Gua Sendiri

Meskipun anda memiliki jiwa adventure atau keberanian  yang sangat tinggi, jangan mencoba menyusuri gua sendirian.  anda bisa tersesat bahkan di gua-gua yang dianggap mudah untuk dijelajahi. Disarankan agar anda pergi dengan setidaknya dua orang  dan pastikan salah satunya adalah pemandu resmi atau penjelajah gua berpengalaman yang tahu persis bagaimana masuk dan keluar gua itu.

  • Ketahui Batas Fisik Anda

Menantang diri sendiri memang tidak ada salahnya, tetapi jika suatu waktu anda berpikir ada lubang yang tidak dapat anda masuki, formasi batuan yang tidak dapat anda panjat, atau aktivitas fisik apa pun yang tidak dapat anda lakukan, maka jangan memaksakan diri.  Jika anda ingin pengalaman caving anda menyenangkan, tidak mengancam jiwa; berupayalah memastikan bahwa anda akan menyelesaikan kegiatan tersebut  tanpa kecelakaan atau menyakiti diri sendiri.

  • Jangan Menyentuh Stalaktit Atau Stalagmit

Standar protokol caving yaitumelarang penjelajah gua menyentuh stalagmit dan stalaktit, karena 2 ornamen tersebut  membutuhkan waktu berabad-abad untuk terbentuk, oleh karena itu, orang-orang yang membantu pelestariannya tidak main-main dengan kebijakan larangan tersebut, maka dari itu, jadilah penjelajah gua yang bertanggung jawab dan patuh aturan.

  • Terakhir, Nikmati Eksplorasinya

Caving bisa menjadi pengalaman yang amat menyenangkan, jadi rasakanlah setiap waktu yang ada, dengarkan pemandu, lihat sekeliling, dan nikmatilah keindahan alamnya.

(RED) Dilansir dari; cabinzero.com,  A Begginers Guide To Caving

Scroll to Top