Prabunews.com – Identitas Bjorka sang Hacker dikabarkan berhasil terdekteksi. Pemerintah diketahui memiliki perangkat untuk melacak lokasi Hacker tersebut.
Hal itu disampaikan oleh Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Menkopolhukam) Mahfud MD. Ia menyebut bahwa gambaran mengenai Bjorka juga sudah diidentidikasi oleh Badan Inteljen Negara (BIN) dan Polri.
Namun, hingga kini pihaknya enggan mengumumkan siapa sosok di balik Bjorka yang belakangan menjadi perincangan itu.
Motif di balik aksi peretasan yang dilakukan Bjorka, kata Mahfud, seperti gado-gado. Berdasarkan hasil penyelidikan, Bjorka melakukan sejumlah pembobolan data pemerintah dan pejabat dengan motifnya tak jauh dari ‘politik’ hingga motif jual beli data.
“Motifnya kan ternyata juga gado-gado. Ada yang motif politik, motif ekonomi, motif jual beli, dan sebagainya,” kata dia.
Sehingga, Mahfud menilai motif tersebut relatif tidak terlalu berbahaya.
Seperti diketahui, hacker bernama Bjorka meretas sejumlah situs pemerintah kemudian menjual hasil data tersebut ke internet.
Salah satu data yang diklaim bobol adalah surat dari BIN ke Presiden Jokowi, yang diklaim Bjorka sebagai dokumen-dokumen rahasia.
“Berisi transaksi surat tahun 2019-2021 serta dokumen yang dikirimkan kepada Presiden termasuk kumpulan surat yang dikirim oleh Badan Intelijen Negara yang diberi label rahasia,” tulis Bjorka di situs situsbreached.to, Jumat (9/9).
Masalah ini kemudian membesar ketika data pribadi sejumlah menteri Jokowi serta pejabat lain dibocorkan Bjorka.
Merespons masalah tersebut, Pemerintah kemudian menggelar rapat antara Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) dan sejumlah menteri di Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin (12/9).