Prabunews.com – Pemerintah Provinsi Jawa Barat telah membantu masyarakat Pangandaran melalui program rumah tidak layak huni (Rutilahu).
Selian membantu masyarakat agar memiliki hunian yang layak, program tersebut juga menjadi stimulus untuk memulihkan perekonomian masayarakat. Setiap perbaikan satu unit rumah dapat memanfaatkan tiga sampai empat pekerja.
Di tahun 2021, program tersebut telah menyerap tenaga kerja sebanyak 114.870 orang diluar tim fasilitator lapangan dan para koordinator fasilitator
Anggota Komisi IV DPRD Provinsi Jawa Barat H. Zulkifly Chaniago, BE. mengatakan, program yang dilakukan di Jawa barat setiap tahunnya ini adalah bantuan yang sifatnya langsung menyentuh masyarakat
“Kondisi pandemi Covid-19 sangat berdampak pada perekonomian rakyat, maka kami terus mendorong Pemprov Jabar untuk melakukan program yang menyentuh kepada masyarakat salah satunya melalui rutilahu,” kata Zulkifly melansir dari Terasjabar.co, Minggu (20/2)
Pada tahun 2021 lalu, Pemprov Jabar telah menggelontorkan anggaran Rp670,075 miliar untuk bantuan rutilahu. Sebanyak 38.290 unit rutilahu tersebar di 1.230 desa di 27 Kabupaten/Kota di Jawa Barat
Zulkifly pun berharap program rutilahu dapat meningkat dengan baik dari segi jumlah unit maupun dari volume anggarannya.
“Idealnya, program tersebut masih perlu ditambah baik dari segi jumlah unit maupun dari volume anggarannya. Soalnya masih banyak masyarakat di Jawa Barat yang membutuhkan bantuan dari program tersebut,” ujarnya