Sementara habisnya obat-obatan di RSUD Cikalongwetan tidak sebanding dengan pasien yang berobat. Maklum, pasien yang berobat tidak hanya di wilayah KBB namun juga ada dari Cianjur dan sekitarnya. “Kami namunb ajukan ke dinas soal itu, kami masih menunggu,” sebutnya.
Salah seorang warga Cikalongwetan, Ipan mengeluh ketika dirinya hendak berobat harus dirujuk ke puskesmas terdekat. “Katanya sih ketersedian obat-obatan yang kurang sehingga saya dirujuk ke puskesmas,” ungkapnya.
Baca juga : Sekda Soal Pendidikan di Jabar: Manfaatkan Teknologi Digital untuk Kembangkan Potensi Anak
Ipan juga mengaku heran, RSUD Cikalongwetan bisa kekurangan obat-obatan. “Diadakan RSUD kan untuk memaksimalkan pelayanan masyarakat kenapa ketersedian obat-obatan bisa kurang dan obat-obatan malah banyak di puskesmas,” sebutnya.