Prabunews.com – Rusia akan meningkatkan jumlah peluncuran uji coba rudal balistik antarbenua (ICBM) pada 2023 mendatang.
Pengujian itu akan dilakukan delapan kali tes. Adapun tahun sebelumnya, uji coba rudal ICBM tercatat empat kali.
Melansir dari Reuters, tes itu akan berlangsung di dua lokasi yakni dekat Murmansk dan di Volgograd.
Pasukan Strategis Rusia, Sergei Karakayev menyebut bahwa Rusia telah meluncurkan empat peluncuran rudal tahun ini. Ia juga mengatakan, rudal tersebut memiliki sistem dengan keandalan yang tinggi.
Pada April lalu, Karkayev menerangkan bahwa Rusia meluncurkan rudal Sarmat dari Plesetsk. Peluru kendali itu diketahui mencapai target di Semenanjung Kamchatka yakni sejauh 6.000 kilometer.
“Dalam keadaan saat ini, penciptaan sistem misil semacam itu untuk Rusia berarti memperkuat keamanan strategis,” ujar Karakayev kepada media militer Rusia, Zvezda.
Adapun tes tersebut muncul beberapa pekan usai Rusia menginvasi Ukraina, yang dimulai akhir Februari lalu.
Ketika itu, Presiden Rusia Vladimir Putin mengatakan tak ada rudal yang sebanding dengan kemampuan Sarmat.
“(Rudal Sarmat) memperkuat potensi tempur angkatan bersenjata kita,” kata Putin.
Putin menilai rudal antarbenua Sarmat bisa menjadi teknologi senjata terbaru yang bisa membuat musuh berpikir dua kali sebelum mengancam Rusia.
Dalam perjanjian pelucutan senjata nuklir antara Rusia dan Amerika Serikat yakni New START, masing-masing negara hanya diperbolehkan memiliki hingga 700 rudal balistik antarbenua.