Rusia Peringati AS Soal Rencana Kirim Rudal Patriot ke Ukraina

Prabunews.com – Kementerian Luar Negeri Rusia memperingatkan Amerika Serikat (AS) soal rencana mengirimkan rudal pertahanan udara canggih ke Ukraina.

Hal itu, menurut Rusia, akan menjadi langkah provokatif lain yang akhirnya bisa memicu respons Moskow.

Juru bicara Kementerian Luar Negeri Rusia, Maria Zakharova mengatakan bahwa AS secara efektif sudah terlibat dalam perang Ukraina, menyusul dengan adanya laporan bahwa mereka akan memberi Kiev rudal Patriot, yakni rudak tercanggih.

Dengan peningkatan jumlah bantuan militer AS, termasuk transfer senjata canggih tersebut  membuat keterlibatan yang lebih luas lagi dari personel militer dalam konflik ini.

“Dan dapat menimbulkan konsekuensi yang mungkin terjadi,” ucap Zakharova, melansir AP.

Kendati demikian, Zakharova sendiri tidak merinci soal konsekuensi apa yang akan diberikan Rusia kepada AS.

Pejabat AS sebelumnya menyatakan bahwa Washington siap menyetujui pengiriman baterai rudal Patriot ke Ukraina sekaligus mengabulkan desakan para pemimpin Ukraina.

Ukraina diketahui sangat membutuhkan senjata lebih kuat untuk menembak jatuh rudal Rusia. Tembakan itu telah melumpuhkan banyak insfrastruktur vital negara itu.

Pernyataan negara Ukraina soal permintaan bantuan senjata canggih juga telah diumumkan secara resmi.

Sebelum muncul laporan tentang pengiriman sistem pertahanan rudal Patriot, Wakil Kepala Dewan Keamanan Rusia Dmitry Medvedev juga sudah memperingati.

Jika rudal Patriot memasuki Ukraina bersama dengan personel NATO, maka pasukan itu akan menjadi sasaran utama bagi tentara Rusia.

Sejalan dengan iru, juru bicara Kremlin Dmitry Peskov mendukung ancaman yang dilontarkan Medvedev, tetapi lebih menahan diri untuk berkomentar lebih rinci hingga AS benar-benar resmi mengumumkan pengiriman rudal Patriot ke Ukraina.

Scroll to Top