Seorang Pelajar SD Asal Tasikmalaya Meninggal Dunia Usai Alami Perundungan

Prabunews.com – Seorang pelajar SD asal Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat, meninggal dunia usai mengalami depresi berat akibat perundungan yang dilakukan teman-temannya. Tak hhaya itu, korban dipaksa untuk menyetubuhi kucing sambil direkam.

Video perundungan yang dialami korban itu pun tersebar ke media sosial. Korban meninggal dunia saat menjalani perawatan intesif setelah sebelumnya menglami depresi.

Karena sering menjadi korban perundungan, korban terlihat murung dan enggan keluar rumah. Bahkan, enggan untuk makan dan minum.

Akibatnya, korban dilarikan ke rumah sakit karena kesehatannya yang kian menurun. Sayangnya, anak dari kedua pasangan Ad (41) dan Ti (39) itu tidak tertolong.

Ibu korban, Ti juga mengaku tak menyangka anaknya menjadi korban perundungan. Ia mengatakan bahwa anaknya sering mengadu dipukuli teman-temannya.

Korban juga sering mengeluh sakit tenggorokan. Bahkan anak keduanya itu sempat muntah Ketika diberi minum air putih.

Ti yang menyaksikan video aksi perundungan terhadap anaknya sempat bertanya mengapa anaknya mau melakuakan aksi tersebut.

Korban pun mengaku terpaksa melakukannya karena ia mendapat tekanan dan pemukulan oleh teman-temannya.

Sementara itu, Komisi Perlindungan Anak Indonesia Daerah (KPAID) mengidentifikasi bahwa pelaku perundungan berjumlah empat orang.

Ketua KPAID, Ato Rinanto mengatakan bahwa pihaknya akan terus mengawal kasus tragis yang dialami anak 11 tahun itu.

Ato juga menawarkan pendampingan dan pemulihan kondisi psikis kedua orang tua korban.

 

Scroll to Top