Soal Insiden di Wadas, Ganjar Pranowo Sampaikan Permintaan Maaf

Prabunews.com – Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo menyampaikan permintaan maaf terkait insiden represif aparat ke warga Desa Wadas, Kecamatan Bener, Kabupaten Purworejo dengan alasan pengukuran lahan untuk pembangunan proyek Bendungan Bener, Rabu (9/2/2022).

“Saya ingin minta maaf kepada seluruh masyarakat, khususnya masyarakat Purworejo, terkhusus yang ada di Desa Wadas, karena kejadian kemarin mungkin merasa betul-betul tidak nyaman,” ujar Ganjar dalam keterangan persnya di Mapolres Purworejo.

Ganjar mengaku bahwa ia sudah menjalin komunikasi dengan Kapolda Jateng dan Komnas HAM untuk memantau perkembangan di daerah Purworejo, termasuk mengenai penangkapan warga oleh petugas terkait insiden tersebut.

“Kemarin malam saya cukup intens komunikasi dengan Pak Kapolda, intens sekali untuk memantau perkembangan yang ada di Purworejo, terkhusus Wadas. Kami sudah berkomunikasi dan bersepakat masyarakat yang kemarin (pengangkapan warga) insyaallah akan dilepaskan,” tuturnya.

“Komnas HAM pun sepakat (melepaskan warga) karena di antara kami komunikasi sangat intens terkait hal ini,” tambah Ganjar.

Adapun mengenai warga yang sempat diamankan di Mapolres Purworejo, Kapolda Jateng Irjen Ahmad Luthfi mengatakan, akan membebaskan 64 warga hari ini.

Warga Wadas saat ini tengah melakukan penolakan terhadap penambangan batu andesit untuk proyek stategis nasional (PSN) Bendungan Bener sejak 2016. Penolakan tersebut kerap mendapat tekanan dari aparat kepolisian.

Kemudian, pada Selasa (8/1/2022) kemarin, mengerahkan ribuan aparat kepolisian dengan senjata lengkap menyerbu Desa Wadas. Mereka mencopot banner penolakan Bendungan Bener dan mengejar beberapa warga sampai ke hutan.

Penduduk Desa Wadas mengatakan, kepolisian menangkap warga Wadas saat ini sekitar 64 orang. Beberapa di antaranya merupakan anak-anak dan orang lanjut usia.

Berbagai elemen masyarakat sipil, seperti PBNU, Muhammadiyah hingga KontraS mengkritik keras langkah dari kepolisian tersebut.

Scroll to Top