Prabunews.com – Kasus pelecehan seksual tak ada henti menghantui negeri ini. Belakangan ini masyarakat khususnya Kota Bandung sedang di gegerkan oleh kasus pelecehan seksual yang terjadi di sebuah lembaga pendidikan islam Kota Bandung
Melihat kasus menjijikan tersebut, anggota DPRD Provinsi Jabar dari Fraksi Demokrat Komisi IV, H. Zulkifli M Chaniago turut berkomentar. Anggota Komisi IV Ini sangat menyayangkan sikap biadap seorang oknum ustad yang tega memperkosa bahkan menghamili 12 santriwatinya.
Zulkifli mengatakan, tindakan keji seperti itu harus ditindak dengan tegas, bahkan dihukum dengan seberat-beratnya karena akan mencoreng citra lembaga pendidikan pondok pesantren juga merusak citra agama islam. Imbas dari kejadian itu para orang tua khawatir menyekolahkan anaknya di asrama
“Mungkin itu masalah oknum, bukan menggeneralisasi ke lembaga pendidikannya. Namun, kami mengutuk keras kejadian pelecehan seksual itu karena bisa mencoreng nama lembaga pendidikan islam,” ujarnya saat Sosialisasi 4 Pilar di Aula Desa Cibeusi Kecamatan Jatinangor, Senin (13/12).
Karena itu, penerapan dan implementasi pendidikan pancasila, tata krama, sopan santun, dan adab harus ditanamkan di seluruh lapisan masyarakat. Salah satunya dengan mengimplementasikan 4 pilar di masyarakat.
“Sosialisasi 4 pilar itu sesuai rencana kerja pemerintah, rencana kerja DPRD Provinsi. Jadi dilaksanakan berdasarkan rencana ya. Bagaimana caranya untuk bisa bersosialisasi mensosialisasikan empat pilar ini ke masyarakat,” ujarnya
Ia juga mengajak masyarakat untuk jangan berhenti mensosialisasikan kepentingan bangsa, salah satunya sosialisasi 4 pilar, sebab di sana ada dasar negara, ideologi negara Pancasila Pancasila dengan
“Ketiga itu ada bentuk negara, negara kita negara kesatuan bukan negara kekuasaan sampaikan bahwa di dalam hidup ada hukum yang mengatur,” ucapnya.