Namun kekhawatiran itu dapat diminimalisir oleh para pendidik melalui sharing informasi lewat wag mgmp masing-masing.
Sebenarnya tujuan utama pelaksanaan AKM dan SK ini bukan indikator cerminan kualitas guru tetapi sebagai awal untuk membuka wawasan guru terhadap gambaran soal-soal yang akan dihadapi para siswa, jadi manakala hadir pertanyaan diharapkan para peserta didik mampu menjawabnya dengan baik.
Baca juga : Positif Kena Corona, 2 Orang Indonesia Dirawat Di Wilayah RI
Tes AKM dan SK ini sejatinya bisa menjadi pengalaman yang dapat memotivasi untuk menghantarkan siswa-siswa kita untuk siap menghadapi AKM dan SK tahun depan. Selamat menyongsong perubahan era baru dengan soal-soal AKM dan SK.
( Kang Amat )