Uji Coba Travel Bubble Singapura-Indonesia

Prabunews.com – Pemerintah saat ini tengah melakukan uji coba pembukaan travel bubble antara Indonesia dengan Singapura, tujuannya untuk mendorong kegiatan pariwisata di Batam dan Bintan.

Menteri Koordinator Perekonomian, Airlangga menjelaskan, untuk pengaturan travel bubble ini sudah diterbitkan dalam Surat Edaran (SE) Satgas COVID-19 tentang protokol kesehatan di pintu masuk bagi pelaku perjalanan luar negeri (PPLN) di Kepulauan Riau, yaitu Nongsa Batam dan diterminal kapal Telani Bintan.

Persyaratannya bagi PPLN yang hendak melakukan travel bubble wajib melakukan 2 kali vaksin, negatif PCR 3 x 24 jam, memiliki visa kecuali bagi WNA Singapura yang bagian dari ASEAN.

“Kemudian tentu ini harus terus dimonitor dan mempunyai kepemilikan asuransi sebesar USD 30.000 Singapore dan menggunakan aplikasi PeduliLindungi,” ucapnya.

Sementara itu, Menurut Menteri-Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Sandiaga Uno, wisatawan mancanegara asal Singapura memiliki prospek yang sangat strategis dalam upaya membangkitkan ekonomi dan pariwisata nasional, khususnya di Kepri.

“Safe travel bubble tourism Kepri sudah kita siapkan satu tahun lebih bersama Bapak Gubernur dan pada saat ini dapat kami sampaikan bahwa Lagoi dan Nongsa sangat siap sebagai bubble zone untuk wisatawan Singapura,” tuturnya.

Lebih jauh, ia mengestimasikan, pelabuhan ferry Bandar Bentan Telani selama penerapan travel bubble akan menerima 500 orang wisman dari Singapura dalam 8 kali trip perjalanan per harinya. Sebelum masa pandemi, Bandar Bentan Telani mampu menerima 2.400 orang wisman dalam 12 kali trip perjalanan per harinya.

Sandiaga menyatakan jika kawasan Bintan Resort sudah siap untuk memulai travel bubble yang akan segera diumumkan pemerintah.

“Saya nyatakan di sini Bintan siap untuk travel dan bubble. Nanti saya laporkan ke Menko Ekonomi, biar segera diumumkan,” ujar dia mengutip Antara, Jumat (21/1/2022).

Scroll to Top