Prabunews.com – Menteri Luar Negeri Ukraina, Dmytro Kuleba, mengecam serangan roket Rsuia yang menimpa Kiev. Ia juga mengatakan ibu kota tersebut tak pernah mengalami serangan seperti ini sejak era invasi Nazi di 1941.
“Serangan roket Rusia yang mengerikan mendarat di Kiev. Terakhir kali ibu kota kita mengalami hal seperti ini adalah seranga Nazi Jerman pada tahun 1941,” kata Kuleba dalam akun resmi Twitter, Jumat (25/2/2022).
“Ukraina mengalahkan kejahatan itu dan akan mengalahkan yang ini. Hentikan Putin. Isolasi Rusia. Putuskan semua hubungan. Usir Rusia dari segala tempat,” lanjutnya.
Wakil Menteri Dalam Negeri Ukraina, Yevhen Yenin, menyebut suara ledakan berasal dari peluncuran sistem anti-rudal Ukraina ke rudal Rusia.
Melansir dari CNNINdonesia.com, Duta Besar Republik Indonesia untuk Ukraina, Ghafur Dharmaputra, juga menyebut ledakan kerap terjadi di kota itu.
Sebanyak 137 prajurit Ukraina meninggal dunia dan 316 lainnya terluka akibat invasi Rusia ini per Kamis (24/2/2022).
Sementara itu, ada 138 WNI yang kini berada di Ukraina dan tengah berlindung di gedung KBRI Kiev. Hingga kini mereka menunggu langkah selanjutnya dari pemerintah.
Hingga saat ni, perang masih berkecamuk. Pasukan Rusia terus bermanuver, sementara militer Ukraina membalas serangan demi mempertahankan diri.