Yena-Atep Optimis di Pilkada Kabupaten Bandung Meskipun didukung 2 Partai

Kab. Bandung Prabunews.com – Meski hanya diusung oleh dua partai dengan total kursi yang pas-pasan, pasangan Yena Iskandar Masoem-Atep tak kalah optimistis sama dengan pasangan bakal calon lain, untuk bisa memenangi Pilkada Kabupaten Bandung 2020, Jawa Barat.

Optimisme tersebut tak lepas dari persiapan, strategi dan konsep pemenangan yang sudah mereka siapkan bersama tim pemenangan.

Seperti diketahui, Yena dan Atep diusung oleh PDIP yang memiliki 7 kursi dan PAN dengan 4 kursi di DPRD Kabupaten Bandung. Jumlah itu pas dengan ambang batas parlemen sebesar 20 persen atau 11 dari total 55 kursi yang ada di DPRD Kabupaten Bandung, Jawa Barat.

Jumlah itu memang yang paling sedikit jika dibandingkan dengan dua pasangan lain yang di Pilkada Kabupaten Bandung 2020.

Dadang Supriatna-Sahrul Gunawan menjadi pasangan yang diusung oleh empat parpol besar dengan total kursi terbanyak (28 kursi), yaitu PKB 6 kursi, Nasdem 5 kursi, Demokrat 5 kursi dan PKS 10 kursi.

Sedangkan di urutan kedua ditempati pasangan Kurnia Agustina-Usman Sayogi. Mereka diusung oleh Partai Golkar dengan 11 kursi dan Gerindra 7 kursi, sehingga total memiliki 18 kursi.

Yena mengatakan, selama ini ia dan Atep beserta tim pemenangan sudah menyiapkan strategi dan konsep pemenangan yang matang. Terlebih untuk bisa sampai ke titik pendaftaran, ia dan Atep telah menjalani perjuangan yang cukup berat.

“Selama hampir satu tahun terjun di dunia politik, saya mendapat banyak pengalaman yang berharga dan merasakan dinamika politik di Kabupaten Bandung yang cukup kuat. Saya jadi banyak belajar.

Akhirnya saya dan Kang Atep bisa sampai di titik ini. Saya minta doa dan restunya kepada masyarakat Kabupaten Bandung agar pencalonan saya lancar sampai akhir dan diberi kesempatan oleh Allah untuk bisa melakukan perubahan,” tutur Yena seusai mendaftarkan diri ke KPU Kabupaten Bandung, Jumat 4 September 2020.

Dengan hal yang sudah dipelajari, Yena yakin dirinya dan Atep akan membawa perubahan bagi Kabupaten Bandung. Salah satu perubahan yang akan dibawa adalah mewujudkan tata kelola pemerintahan yang bersih, transparan, dan profesional.

Dengan begitu, akan semakin banyak potensi Kabupaten Bandung yang tergali dan mampu mensejahterakan masyarakat.

“Selama ini, masih banyak potensi di Kabupaten Bandung yang belum digali. Padahal, potensi-potensi itu bisa mendongkrak kemajuan Kabupaten Bandung.” ujarnya.

Yena menambahkan, salah satu potensi yang belum tergali secara mendalam dan akan dioptimalkan adalah pariwisata berbudaya lokal. Selain itu ia juga menawarkan program yang fokus di pemerataan pembangunan.

Selain itu, Yena dan Atep mengaku akan berusaha dan berjuang menciptakan manusia-manusia yang unggul, beriman, bertaqwa, berbudi luhur, dan memiliki daya saing yang tinggi.

Sementara itu Atep mengaku akan memaksimalkan potensi di bidang olahraga jika dirinya diberi kesempatan memimpin Kabupaten Bandung.

Soalnya ia menilai Kabupaten Bandung memiliki banyak potensi atlet yang bisa berprestasi hingga tingkat internasional, termasuk dalam cabang sepak bola.

“Konsep tawaran saya di olahraga dan kepemudaan. Jika diberi kesempatan, saya ingin Persikab bisa naik level liga satu,” ujarnya.

(Dadan Sambas)

Scroll to Top